Pernyataan tersebut muncul di tengah situasi kontrak Maeda yang akan berakhir pada musim panas 2027. Dengan hanya menyisakan satu tahun masa bakti di Parkhead, peluang kepindahannya semakin terbuka, terlebih sejumlah klub Liga Inggris mulai dikaitkan dengan sang pemain.
Brentford menjadi salah satu klub yang disebut tertarik merekrut Maeda. Sementara itu, Celtic mulai bersiap menghadapi kemungkinan kehilangan salah satu pemain paling berpengaruh di lini depan.
Daizen Maeda Tegaskan Premier League Jadi Impian
Maeda menegaskan keinginannya merumput di kasta tertinggi sepak bola Inggris bukan sekadar spekulasi. Ketertarikan itu muncul sejak dirinya bergabung dengan Celtic dan semakin sering mengikuti pertandingan Premier League.
"Sejak saya bergabung dengan Celtic, saya mulai tertarik dengan Premier League. Saya mulai banyak menonton pertandingan Premier League dan saya memiliki keinginan kuat untuk bermain di sana," ujar Maeda dalam wawancara bersama kanal YouTube Jepang, Pivot.
Menurut Maeda, pengalaman bermain di luar Jepang membuatnya lebih mudah mengikuti perkembangan sepak bola Eropa secara langsung.
"Ketika saya masih di Jepang, saya hampir tidak menonton sepak bola. Tetapi setelah pergi ke luar negeri, saya bisa menontonnya secara langsung. Secara alami saya mulai mengikuti Premier League," tambahnya.
Demi Naik Level Lebih Tinggi
Penyerang yang dikenal memiliki kecepatan dan etos kerja tinggi itu mengaku ingin terus berkembang dengan menghadapi tantangan yang lebih besar.
"Saya pikir semakin tinggi level yang Anda capai, semakin baik Anda berkembang," kata Maeda.
Pernyataan tersebut semakin menguatkan sinyal bahwa Maeda siap mengambil langkah baru dalam kariernya jika kesempatan bermain di Premier League benar-benar datang.
Performa Tajam Bikin Klub Inggris Kepincut
Minat klub-klub Premier League terhadap Maeda tidak lepas dari performa impresifnya bersama Celtic.
Sepanjang musim 2024/2025, Maeda mencetak 33 gol di semua kompetisi dan menjadi salah satu aktor utama keberhasilan Celtic meraih gelar domestik. Ia juga menutup musim dengan performa luar biasa setelah mengemas sembilan gol dalam tujuh pertandingan terakhir.
Di level internasional, Maeda juga terus menunjukkan kontribusi penting bersama Timnas Jepang, termasuk mencatatkan namanya di papan skor pada ajang Piala Dunia 2026.
Statistik tersebut membuat nilai jualnya terus meningkat. Celtic sebelumnya sempat menolak tawaran dari klub Bundesliga, Wolfsburg, namun posisi tawar klub asal Skotlandia itu kini mulai melemah karena kontrak Maeda memasuki tahun terakhir.
Celtic Mulai Siapkan Pengganti
Mengantisipasi kemungkinan hengkang Maeda, Celtic mulai bergerak di bursa transfer. Klub berjuluk The Bhoys itu telah mendatangkan penyerang asal Kolombia, Camilo Duran, dari Qarabag sebagai tambahan amunisi lini depan.
Pelatih Martin O'Neill juga tidak menutup kemungkinan Maeda hengkang pada musim panas ini, meski ia berharap sang pemain tetap bertahan hingga kontraknya berakhir.
"Ada rasa pasrah mengenai kemungkinan Daizen pergi, tetapi saya berharap dia bisa menyelesaikan tahun terakhir kontraknya bersama kami," kata O'Neill.
Bukan Hanya Maeda, Celtic Terancam Kehilangan Sejumlah Pilar
Perombakan skuad berpotensi terjadi di Celtic pada bursa transfer kali ini. Selain Maeda, gelandang muda Belgia Arne Engels juga terus dikaitkan dengan kepindahan ke Premier League. Nottingham Forest dikabarkan masih memantau perkembangan pemain berusia 22 tahun tersebut.
Jika Maeda dan Engels sama-sama hengkang, Celtic dipastikan harus melakukan perombakan besar demi menjaga daya saing mereka pada musim 2026/2027.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda