Namun, Maresca menegaskan bahwa Gianluigi Donnarumma tetap akan menjadi pilihan utama saat The Citizens menghadapi Brighton pada pertandingan liga, Sabtu mendatang. Maresca menilai Rulli telah menunjukkan performa yang cukup baik sepanjang pertandingan.
Menurutnya, kiper tersebut mampu menghadapi tekanan dari lawan yang bermain agresif dengan strategi penjagaan satu lawan satu. “Selain penalti, secara keseluruhan dia tampil bagus,” ujar Maresca.
Pelatih asal Italia itu juga mengakui bahwa pertandingan tersebut bukanlah laga yang mudah. Brighton memberikan tekanan tinggi dan menerapkan pendekatan man-to-man yang membuat Manchester City harus menyesuaikan strategi permainan.
Apresiasi Performa Rulli
Maresca menjelaskan bahwa City mengubah pendekatan permainan setelah turun minum. Pada babak pertama, timnya lebih sering mengirimkan bola panjang kepada Floyd Samba, sedangkan pada babak kedua mereka mencoba membangun serangan melalui operan-operan pendek di lapangan.Perubahan strategi tersebut dinilai membantu Manchester City menghadapi tekanan lawan. Rulli juga mampu melakukan satu penyelamatan penting yang semakin memperkuat penilaian positif Maresca terhadap penampilannya.
“Dia juga membuat satu penyelamatan bagus. Dia tampil baik,” kata Maresca.
Sang pelatih turut menegaskan bahwa Rulli telah bekerja dengan baik dalam sesi latihan dan memahami posisinya di dalam skuad. Meski demikian, apresiasi tersebut tidak mengubah rencana Maresca untuk pertandingan berikutnya.
Donnarumma Kembali Jadi Starter
Meskipun Rulli mendapatkan pujian, Maresca memastikan bahwa Gianluigi Donnarumma akan kembali menjadi penjaga gawang utama Manchester City ketika menghadapi Brighton pada Sabtu mendatang.Baca Juga :
Hasil Carabao Cup: Liverpool Singkirkan Chelsea Lewat Adu Penalti, Mamardashvili Jadi Penentu
Rotasi yang dilakukan dalam pertandingan sebelumnya tidak serta-merta mengubah hierarki pemain di dalam skuad Manchester City. Keputusan ini juga menunjukkan bahwa Maresca telah memiliki rencana yang jelas mengenai komposisi tim untuk menghadapi jadwal pertandingan berikutnya.
City Tidak Latih Penalti
Selain membahas performa Rulli, Maresca mengungkapkan fakta menarik mengenai persiapan Manchester City dalam menghadapi kemungkinan adu penalti. Menurutnya, sejak dirinya menangani tim, Manchester City belum pernah secara khusus berlatih adu penalti sebelum pertandingan.Meski demikian, ia tetap merasa puas dengan hasil yang diraih timnya. “Sejak saya berada di sini, kami tidak pernah berlatih penalti,” ungkap Maresca.
Ia juga menyoroti bagaimana pemain yang berhasil mencetak gol selama pertandingan, seperti Mateo Kovacic, justru bisa gagal ketika mengambil tendangan penalti. Hal tersebut menjadi bukti bahwa situasi dalam pertandingan dan adu penalti memiliki tekanan yang berbeda.
Puas dengan Rotasi dan Strategi Tim
Terlepas dari drama penalti, Maresca menegaskan kepuasannya terhadap pendekatan taktik yang diterapkan Manchester City. Ia merasa rotasi pemain yang dilakukan berjalan sesuai rencana dan para pemain yang tampil mampu menjalankan tugas mereka dengan baik.“Saya senang dengan cara kami merencanakan pertandingan, rotasi yang dilakukan, dan sangat senang dengan para pemain yang berada di lapangan,” ujarnya.
Keberhasilan Manchester City melangkah ke perempat final menjadi hasil positif dari pendekatan tersebut. Kini, perhatian tim beralih ke pertandingan liga melawan Brighton, dengan Donnarumma dipastikan kembali mengisi posisi penjaga gawang utama.