Pertandingan yang berlangsung di Stadion St James' Park, Minggu (23/8/2026), menjadi momen emosional bagi Isak. Penyerang asal Swedia tersebut untuk pertama kalinya kembali menghadapi Newcastle setelah meninggalkan klub itu dan bergabung dengan Liverpool.
Kepulangan Isak mendapat sambutan kurang bersahabat dari pendukung Newcastle. Suporter tuan rumah memberikan ejekan kepada pemain berusia 26 tahun tersebut sepanjang pertandingan.
Meski tidak mencetak gol, Iraola menilai Isak mampu melewati tekanan tersebut dengan baik. Ia menyebut sang penyerang tetap berusaha memberikan kontribusi ketika Liverpool menguasai bola.
"Saya rasa dia sedikit mengantisipasi suasana pertandingan. Ini bukan kejutan besar baginya," kata Iraola dilansir dari ESPN seusai pertandingan.
Menurut Iraola, Isak beberapa kali berada dalam posisi yang memungkinkan untuk mencetak gol. Namun, peluang yang didapat belum cukup jelas untuk dikonversi menjadi gol.
"Dia memberi kami posisi yang bagus saat menguasai bola, mungkin memiliki beberapa peluang untuk mencetak gol di dalam kotak penalti, tetapi mungkin bukan peluang yang paling jelas seperti yang kami inginkan," ujar Iraola.
Pelatih asal Spanyol itu juga mengapresiasi sikap Isak yang terus berjuang hingga pertandingan berakhir. Iraola menilai penampilan tersebut menjadi bagian penting dari proses adaptasi Isak bersama Liverpool.
"Namun saya menghargai bahwa dia terus berjuang dan berusaha dalam permainan ini dan saya pikir itu adalah langkah yang baik untuk Alex," lanjutnya.
Szoboslai Selamatkan Liverpool di Menit Akhir
Liverpool sempat berada dalam posisi sulit setelah Newcastle dua kali memimpin pertandingan. Anthony Elanga membuka keunggulan tuan rumah pada menit kelima sebelum Cody Gakpo menyamakan kedudukan pada menit ke-55.
Newcastle kembali unggul melalui Joe Willock dua menit kemudian. Liverpool kemudian meningkatkan tekanan hingga akhirnya mendapat hadiah penalti pada masa tambahan waktu.
Szoboszlai yang menjadi eksekutor sukses menjalankan tugasnya pada menit ke-90+9 untuk mengubah skor menjadi 2-2. Hasil tersebut membuat Liverpool membawa pulang satu poin dari St James' Park.
Iraola mengakui hasil imbang tersebut bukan hasil yang diharapkan Liverpool sebelum pertandingan. Namun, ia menilai perjuangan timnya hingga menit terakhir layak mendapatkan apresiasi.
"Sebelum pertandingan, mungkin kami tidak akan menerima hasil seperti ini. Tapi ini adalah hadiah karena kami memberi banyak tekanan pada Newcastle dan kami harus menunggu hingga akhir," kata Iraola.
Iraola juga menilai Liverpool memiliki statistik permainan yang cukup baik, terutama dalam menciptakan peluang. Namun, Newcastle mampu memanfaatkan keunggulan skor untuk bermain lebih bertahan.
"Jika kami mencetak gol lebih awal, mungkin jalannya pertandingan akan berpihak kepada kami," pungkas Iraola.
(Muhammad Zaidan Rizky)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda