Kericuhan bermula ketika sejumlah suporter Mannheim menerobos masuk ke lapangan. Pendukung Kaiserslautern kemudian merespons dengan menembakkan kembang api serta piroteknik ke arah tribun lain.
Situasi yang semakin tidak terkendali membuat pertandingan sempat dihentikan demi keselamatan pemain dan perangkat pertandingan.
Kerusuhan Menyebabkan Puluhan Orang Cedera
Dilansir dari media lokal, sebanyak 1.400 personel Kepolisian Mannheim dikerahkan untuk mengamankan sekitar 23.500 penonton. Kerusuhan tersebut menyebabkan sedikitnya 85 orang mengalami cedera dan mendapat penanganan medis.
Dari jumlah tersebut, 35 orang merupakan petugas kepolisian dan delapan orang harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Kaiserslautern Lolos, Sanksi Berat Menanti
Setelah situasi berhasil dikendalikan oleh aparat kepolisian, pertandingan kembali dilanjutkan hingga babak perpanjangan waktu. Kaiserslautern akhirnya memastikan tiket ke babak berikutnya setelah Ibrahim Kanate mencetak gol penentu kemenangan 1-0 pada menit ke-120.
Kemenangan tersebut belum membuat Kaiserslautern dan Mannheim terbebas dari persoalan. Kedua klub kini terancam sanksi berat akibat kerusuhan yang terjadi di stadion.
Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) telah membuka penyelidikan menyeluruh untuk mengusut insiden tersebut, termasuk mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab. Hasil investigasi akan menjadi dasar bagi DFB untuk menentukan tindakan disipliner terhadap kedua klub.
(Ahmad Raul)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda