Thomas Tuchel. (DENIS LOVROVIC / AFP)
Thomas Tuchel. (DENIS LOVROVIC / AFP)

Tuchel Merasa Hancur Dipecat Chelsea

Kautsar Halim • 12 September 2022 09:39
Jakarta: Thomas Tuchel mengaku hatinya terasa hancur setelah dipecat dari jabatan sebagai pelatih Chelsea akibat rangkaian hasil pertandingan awal musim yang mengecewakan. Itu disampaikannya karena sudah menganggap Chelsea seperti rumah sendiri.
 
"Ini adalah salah satu pernyataan tersulit yang harus saya tulis dan saya harap tak perlu dilakukan," tulis Tuchel di Twitter pada Senin 11 September waktu setempat.
 
"Saya merasa hancur mengetahui masa bakti di Chelsea harus berakhir. Ini adalah klub yang saya anggap rumah, baik secara profesional maupun pribadi," tambahnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pelatih asal Jerman berusia 49 tahun itu dilucuti dari tugasnya setelah The Blues kalah 0-1 dari Dinamo Zagreb pada laga pembuka fase grup Liga Champions 2022--2023, Rabu pekan lalu. Sehari setelah kabar itu beredar, Chelsea langsung merekrut pelatih Brighton & Hove Albion Graham Potter sebagai pengganti Tuchel.
 
Tuchel sejatinya sempat langsung membawa dampak positif ketika menggantikan Frank Lampard sebagai pelatih Chelsea pada Januari 2021, salah satunya mengawal The Blues untuk mengalahkan Manchester City pada final Liga Champions 2021--2022.
 
"Kebanggaan dan rasa riang yang saya rasakan saat membawa tim ini menjuarai Liga Champions dan Piala Dunia Klub akan tetap abadi tersimpan," kata Tuchel.
 
"Saya merasa terhormat telah menjadi bagian dari sejarah klub ini dan kenangan dalam 19 bulan terakhir akan selalu mendapatkan tempat spesial dalam hati saya," pungkasnya. (ANT)

 
(KAH)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif