Kekalahan tersebut menjadi pukulan bagi United. Terlebih, Manchester City harus bermain dengan 10 pemain setelah Phil Foden mendapat kartu merah pada pertengahan babak pertama.
Erling Haaland kemudian menjadi penentu kemenangan City pada menit ke-60. Gol tersebut sempat dianulir karena indikasi offside, tetapi wasit Michael Oliver mengubah keputusannya setelah melakukan pemeriksaan VAR.
VAR memastikan Enzo Fernandez tidak menyentuh umpan silang Josko Gvardiol dari posisi offside. Haaland kemudian dinyatakan berada dalam posisi onside ketika menyelesaikan peluang di tiang jauh.
Keputusan tersebut menjadi salah satu topik utama dalam konferensi pers Carrick seusai pertandingan. Namun, pelatih asal Inggris itu menegaskan United tidak boleh terlalu lama larut dalam kekecewaan.
Carrick: Kami Harus Segera Bangkit
Carrick mengakui United belum mendapatkan jumlah poin yang diharapkan pada awal musim. Meski demikian, ia menilai timnya tidak membutuhkan perubahan besar untuk kembali ke jalur kemenangan."Kami memiliki dua pertandingan pekan ini dan ini merupakan bagian dari upaya untuk segera move on. Kami belum mendapatkan poin sebanyak yang kami inginkan sejauh ini. Namun, kami tidak membutuhkan jeda atau memulai kembali semuanya. Kami hanya harus melanjutkan dan kembali meraih kemenangan," ujar Carrick.
Manchester United memang langsung menghadapi dua pertandingan penting dalam tujuh hari ke depan. Mereka akan menjamu Brighton & Hove Albion di ajang Carabao Cup pada Rabu (16/9), sebelum menghadapi Fulham dalam lanjutan Premier League pada Minggu (20/9).
Carrick Tak Terlalu Khawatir dengan Produktivitas
Kegagalan mencetak gol melawan Manchester City juga menjadi perhatian. Namun, Carrick menilai performa lini serang United secara keseluruhan masih menunjukkan perkembangan positif.Menurutnya, hampir setiap kemenangan United di kandang selalu disertai minimal dua gol. Kekalahan 1-2 dari Leeds United pada musim lalu juga menjadi satu-satunya kekalahan kandang sebelumnya ketika United masih mampu mencetak gol.
Karena itu, Carrick tidak ingin terlalu mengkritik pemainnya hanya berdasarkan satu pertandingan.
"Ini merupakan pertama kalinya kami tidak mencetak gol di kandang. Tentu kami berharap bisa berbuat lebih banyak dan mencetak gol, tetapi saya tidak bisa terlalu kritis terhadap pemain karena kami memiliki pemain-pemain kreatif yang telah banyak mencetak dan menciptakan gol," kata Carrick.
Gol City Mengubah Momentum
Carrick juga menilai United sebenarnya mampu membangun momentum pada awal babak kedua. Setan Merah bahkan sempat tampil lebih agresif dan mengenai tiang gawang sebelum Haaland mencetak gol."Kami memiliki cukup banyak inisiatif, terutama pada awal babak kedua. Sebelum mereka mencetak gol, saya pikir kami tampil lebih baik. Kami membangun momentum dan pertandingan berjalan sesuai dengan yang kami inginkan," tuturnya.
Namun, gol Haaland disebut Carrick mengubah jalannya pertandingan. United dinilai kesulitan memanfaatkan momentum yang sebelumnya sudah mereka bangun.
"Kami seharusnya bisa mengakhiri pertandingan dengan lebih baik dan sedikit lebih kreatif. Gol tersebut tentu memberikan dampak besar," lanjutnya.
Keputusan VAR Harus Direspons dengan Baik
Mengenai keputusan wasit yang mengesahkan gol Haaland setelah tinjauan VAR, Carrick mengakui keputusan tersebut memang memberikan dampak besar terhadap pertandingan.Meski demikian, ia meminta para pemain Manchester United mampu mengendalikan respons mereka terhadap keputusan yang tidak menguntungkan.
"Keputusan itu memang berdampak kepada kami, tetapi itu bagian dari pertandingan. Kami harus bereaksi dan mengelolanya. Jadi, memang ada bagian dari itu, tetapi keputusan tersebut memberikan dampak besar," pungkas Carrick.