Posisi kiper memang tidak "se-seksi" posisi penyerang yang selalu mendapat sorotan lebih dalam sebuah pertandingan sepak bola. Akan tetapi, pos ini tidak lantas bisa diabaikan. Kiper bisa jadi kartu "as" sebuah klub untuk bisa meraih prestasi. Dalam situasi adu penalti misalnya.
Selama 144 tahun klub berdiri, Manchester United telah melahirkan atau merekrut kiper-kiper yang kemudian membuat nama mereka dikenal luas oleh pecinta sepak bola dunia. Dalam satu dekade terakhir, Edwin van der Sar dan David De Gea adalah kiper yang mungkin paling dikenal oleh fan Setan Merah. Keduanya dikenal memiliki performa ciamik di bawah mistar.
Selain kedua pemain di atas, siapa sajakah kiper-kiper yang sukses menampilkan performa brilian selama berkostum Manchester United. Melansir dari laman manunitedcore.com, berikut 5 kiper terbaik dalam sejarah Manchester United.
5 Kiper Terbaik dalam sejarah Manchester United
5. Henry Gregg / Harry Gregg (1957 -- 1966)
Penampilan: 247Clean Sheet: 48
Harry Gregg adalah salah satu kiper paling ikonik dan dihormati di Manchester United berkat aksi heroiknya dalam bencana udara Munich 1958. Gregg adalah salah satu pemain yang selamat dalam insiden tersebut. Ia juga sosok yang menyelamatkan Sir Bobby Charlton dan beberapa pemain lain dari pesawat yang terbakar.
Gregg memulai kariernya di Manchester United pada tahun 1957 dalam pertandingan melawan Leicester City. Selama sembilan tahun, Gregg memang gagal menghadirkan trofi untuk MU. Namun, performanya tetap mendapat acungan jempol.
Pria asal Irlandia Utara ini memainkan 247 laga dan mencatatkan 48 clean sheet. Ia juga terpilih sebagai kiper terbaik pada Piala Dunia 1958, meski Irlandia Utara tidak bersinar di turnamen tersebut.
Cedera menjadi musuh besar Gregg dalam sebagian besar kariernya di MU. Meski begitu, Henry atau lebih dikenal dengan Harry Gregg akan selalu menjadi salah satu pemain Manchester United paling terkenal sepanjang masa.
4. Alex Stepney (1966 -- 1978)
Penampilan: 539Clean sheet: 175
Pemilik nama lengkap Alexander Cyril Stepney ini memaksa pelatih Matt Busby memecahkan rekor transfer ketika merekrutnya dari Chelsea pada 1966. Selanjutnya, Stepney selalu jadi andalan di bawah mistar MU.
Stepney telah membuat total 539 penampilan untuk Manchester United. Jumlah ini merupakan yang terbanyak dari kiper mana pun hingga saat ini. Selama itu, Stepney mencatatkan 175 clean sheet.
Salah satu momen emas Stepney selama di MU adalah ketika mengalahkan Benfica di final Piala Eropa (sekarang Liga Champions) 1967 -- 1968. MU menang 4-1 lewat perpanjangan waktu setelah kedua tim bermain 1-1 di waktu normal.
Momen emas Stepney terjadi ketika ia melakukan penyelamatan gemilang untuk menggagalkan upaya Eusebio yang membuat pertandingan berlanjut ke perpanjangan waktu. Eusebio yang saat itu tengah dalam puncak kariernya bahkan sampai bertepuk tangan untuk Stepney.
Tak hanya menggagalkan gol, Alex Stepney juga berhasil mencetak dua gol selama 12 tahun melayani Setan Merah. Stepney akan selalu dikenang karena tangannya yang menakjubkan di gawang.
3. David De Gea Quintana (2011-....)
Penampilan: 486 (Masih bisa bertambah)Clean sheet: 165 (masih bisa bertambah)
David De Gea adalah kiper andalan Manchester United dalam hampir satu dekade terakhir. Ia direkrut dari Atletico Madrid pada 2011 dan masih terikat kontrak di klub hingga Juni 2023.
De Gea mengawali kariernya di Old Trafford dengan agak mengecewakan. Tapi kemudian dia bangkit kembali di musim 2012 -- 2013 untuk membuktikan nilainya. Dia menjadi penjaga gawang pertama yang memenangkan penghargaan Sir Matt Busby untuk Pemain terbaik klub tahun 2013 -- 2014. Sejak itu, De Gea telah memenangkan penghargaan yang sama empat kali lagi.
Penampilan pemain Spanyol itu di tahun-tahun berikutnya membuatnya menjadi salah satu pemain yang paling dicintai di antara para penggemar. Namun, dalam dua musim terakhir kecintaan fans terhadap De Gea mulai agak memudar. Hal ini tidak lepas dari penurunan performa MU dan juga beberapa blunder yang dilakukan De Gea.
Meski begitu, De Gea tetap pantas masuk dalam daftar kiper terbaik MU karena penampilannya yang luar biasa saat berada dalam kondisi terbaiknya. Bahkan, Sir Alex Ferguson juga secara khusus memuji kualitas yang dimiliki kiper yang saat ini berusia 31 tahun itu.
Sejauh ini, De Gea telah memainkan total 486 laga dan mencatatkan 165 clean sheet. Angka tersebut masih bisa bertambah mengingat De Gea kemungkinan besar bakal tetap dipertahankan sebagai kiper utama oleh pelatih baru MU, Erik Ten Hag.
2. Edwin Van der Sar (2005 -- 2011)
Penampilan: 266Clean Sheet: 135
Edwin Van der Sar tidak diragukan lagi adalah penjaga gawang paling terkenal di Manchester United. Dia melakukan debut untuk Setan Merah pada usia 35 tahun di tahun 2005. Van der Sar kemudian membuktikan bahwa usia hanyalah angka karena keterampilan legendarisnya sebagai penjaga gawang. Klub akhirnya menemukan pengganti untuk menggantikan posisi Peter Schmeichel setelah beberapa waktu.
Van der Sar menjadi ikon setelah penampilannya yang menakjubkan di final Liga Champions 2008 melawan Chelsea di mana ia menyelamatkan penalti Nicholas Anelka. Fans kemudian mengubah namanya dari Van der Sar menjadi “Van der Save”. Pemain asal Belanda itu juga mencatatkan rekor clean sheet terlama di Liga Primer Inggris di mana ia tidak kebobolan satu gol pun dalam 11 pertandingan berturut-turut.
Edwin Van der Sar memiliki refleks yang luar biasa dan penjaga gawang yang sulit ditembus selama ia mengawal gawang Manchester United. Dia adalah salah satu dari sedikit kiper yang menjadi favorit penggemar berkat performanya di atas lapangan. Van der Sar memainkan total 266 pertandingan dan kemudian memilih pensiun di MU pada tahun 2011.
1. Peter Schmeichel (1991 -- 1999)
Penampilan: 398Clean sheet: 180
Semua pendukung Manchester United sepertinya sepakat apabila Peter Schmeichel dinobatkan sebagai kiper terbaik dalam sejarah klub. Pria asal Denmark ini pantas mendapatkan mahkota tersebut berkat peformanya yang brilian selama delapan tahun masa baktinya di Old Trafford.
Peter Boleslaw Schmeichel bergabung dengan MU pada 1991 dan memulai debutnya melawan Notts County. Dia jelas merupakan penjaga gawang terbaik yang dimiliki klub selama bertahun-tahun.
Schmeichel adalah salah satu alasan MU menduduki puncak klasemen pada 1990-an. Dia adalah "binatang buas" di bawah mistar dan mengintimidasi lawan dengan posturnya yang menjulang (191cm).
Schmeichel mendapatkan banyak penghargaan individu selama berkarier di MU. Dia memainkan peran penting dalam final Piala FA 1999 melawan Newcastle United. Kiper Denmark itu merupakan bagian tak terpisahkan dari era tersukses MU di Liga Inggris.
Selama di MU ia juga mendapat julukan "The Great Dane Schmeichel". Schmeichel mendefinisikan ulang penjaga gawang modern saat ia bermain untuk Setan Merah pada 1990-an.
Peter Schmeichel adalah kapten tim MU -menggantikan Roy Keane-- dalam kemenangan yang tak terlupakan di final Liga Champions 1998/1999 melawan Bayern Munich. Kemenangan ini merupakan momen bersejarah bagi klub karena mereka menyelesaikan musim dengan raihan treble.
Penampilan heroik Schmeichel di final Liga Champions menjadi pengabdian terakhirnya bersama MU, di mana ia memutuskan pindah ke Sporting Lisbon dan akhirnya memutuskan pensiun bersama klub rival MU, Manchester City pada 2003.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News