Ilustrasi kasus keuangan Manchester City. (Foto: Google Gemini)
Ilustrasi kasus keuangan Manchester City. (Foto: Google Gemini)

Premier League 2026/2027

Birmingham City Diperkirakan Rugi Rp500 Miliar Imbas Kasus Man City

Kautsar Halim • 14 Oktober 2026 20:41
Ringkasnya gini..
  • Birmingham City diperkirakan mengalami dampak finansial sebesar £25,1 juta atau sekitar Rp500 miliar.
  • Total potensi dampak finansial terhadap klub-klub lain di Inggris diperkirakan mencapai £844 juta, termasuk dari degradasi dan peluang pendapatan kompetisi Eropa.
  • Manchester City membantah pelanggaran dan mengajukan banding atas putusan komisi independen Premier League.
Birmingham: Birmingham City diperkirakan mengalami dampak kerugian finansial sekitar £25,1 juta atau setara Rp500 miliar akibat dugaan pelanggaran aturan keuangan yang dilakukan Manchester City pada periode 2009 hingga 2018. Angka tersebut merupakan bagian dari estimasi total dampak finansial terhadap klub-klub lain di sepak bola Inggris yang mencapai £844 juta.

Perhitungan tersebut diungkap BBC Sport dalam analisis mengenai dampak dugaan pelanggaran finansial Manchester City. Analisis itu memperhitungkan potensi kehilangan pendapatan dari posisi di klasemen Premier League, degradasi, tiket kompetisi Eropa, serta hasil turnamen domestik.

Namun, angka tersebut bukan keputusan pengadilan mengenai kompensasi yang harus dibayarkan Manchester City kepada Birmingham City. Nilainya merupakan estimasi berdasarkan skenario tentang bagaimana persaingan sepak bola Inggris mungkin berlangsung jika kondisi finansial Manchester City pada periode tersebut berbeda.
 

Birmingham City Masuk Daftar Klub Terdampak


Birmingham City menjadi salah satu klub yang masuk dalam perhitungan BBC Sport. Klub tersebut terdegradasi dari Premier League pada musim 2010-2011 setelah finis di posisi ke-18.

BBC memperkirakan dampak finansial degradasi klub-klub yang finis di posisi tersebut dengan menghitung potensi pendapatan dari bertahan di kasta tertinggi, kemudian menguranginya dengan pembayaran kompensasi degradasi atau parachute payments yang diterima.

Dalam analisis itu, Birmingham City diperkirakan mengalami dampak sebesar £25,1 juta. Nilai tersebut termasuk dalam perhitungan kerugian potensial klub-klub yang terdegradasi pada periode yang diteliti.

Meski demikian, BBC tidak menyatakan Birmingham City pasti akan bertahan di Premier League seandainya Manchester City tidak melakukan pelanggaran yang ditemukan komisi independen. Perhitungan itu menggambarkan potensi dampak finansial, bukan kepastian bahwa hasil kompetisi akan berubah.
 

Total Dampak Finansial Klub Lain Capai £844 Juta


BBC Sport menghitung potensi dampak finansial terhadap klub-klub lain sebesar £844 juta. Angka tersebut terdiri dari beberapa kategori pendapatan yang berpotensi hilang.

Rinciannya meliputi £188,2 juta dari hadiah berdasarkan posisi di Premier League, £349,7 juta akibat degradasi, £217,8 juta dari potensi pendapatan Liga Champions yang tidak diperoleh, serta £88,3 juta terkait kompetisi piala domestik dan Liga Europa.

Di sisi lain, Manchester City diperkirakan memperoleh total £1,17 miliar dari hadiah kompetisi dan pendapatan hak siar dalam periode yang dianalisis. Angka itu mencakup £812,3 juta dari Premier League, £363,4 juta dari Liga Champions, £900 ribu dari Piala FA, serta £300 ribu dari tiga gelar Piala Liga Inggris.

BBC menegaskan bahwa analisis tersebut tidak dimaksudkan untuk menentukan besaran klaim kompensasi yang bisa diajukan klub-klub lain. Perhitungan juga tidak mencakup seluruh potensi pendapatan masa depan, seperti bonus sponsor dan peluang hadiah tambahan setelah sebuah klub meraih kesuksesan.
 

Manchester City Ajukan Banding atas Putusan


Kasus ini berpusat pada temuan komisi independen yang diumumkan Premier League pada akhir September 2026. Komisi menyatakan Manchester City bersalah atas seluruh dakwaan terkait pelanggaran serius aturan keuangan liga selama sembilan musim, dari 2009-2010 hingga 2017-2018.

Menurut pernyataan resmi Premier League, Manchester City menggunakan sejumlah kesepakatan komersial yang dinilai tidak mencerminkan transaksi sebenarnya untuk meningkatkan pendapatan dan mengurangi biaya yang dilaporkan. Komisi menyimpulkan skema tersebut membuat pendapatan meningkat dan biaya berkurang lebih dari £900 juta.

Komisi juga menemukan adanya laporan keuangan yang tidak akurat serta pelanggaran kewajiban kerja sama dengan penyelidikan Premier League. Namun, Manchester City membantah melakukan pelanggaran dan telah mengajukan banding terhadap putusan tersebut.

Hingga proses banding dan penentuan sanksi selesai, konsekuensi akhir bagi Manchester City masih belum dipastikan. Sanksi yang mungkin dipertimbangkan dapat mencakup denda, pengurangan poin, hingga degradasi atau pencabutan gelar, bergantung pada proses yang berlaku.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(KAH)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan