Pernyataan tersebut disampaikan Carrick menjelang lawatan Manchester United ke markas Atletico Madrid pada lanjutan Liga Champions, Selasa (13/10). Posisi Carrick tengah menjadi sorotan setelah Setan Merah menjalani awal musim yang sulit di Liga Primer Inggris.
Manchester United dilaporkan mencatatkan awal musim liga terburuk dalam 40 tahun, dengan hanya meraih satu kemenangan dari enam pertandingan pertama Liga Primer. Situasi itu meningkatkan tekanan terhadap Carrick menjelang laga berat di Eropa.
Di tengah tuntutan untuk segera memperbaiki hasil, Carrick menilai keberhasilan sebuah tim tidak dapat dibangun dalam waktu singkat. Ia mencontohkan perjalanan Arteta yang harus melewati periode sulit sebelum membawa Arsenal meraih gelar Liga Primer Inggris pada musim lalu.
“Rasanya menyakitkan bagi saya untuk mengatakannya, tetapi tim yang menjuarai liga di negara kita musim lalu memiliki pelatih yang sudah berada di sana dalam waktu lama,” kata Carrick, seperti dikutip dari laporan media Inggris.
Ia kemudian memuji kontribusi Arteta dalam membangun Arsenal.
“Saya pikir dia telah melakukan pekerjaan yang luar biasa. Mikel adalah contoh lainnya,” ujarnya.
Arteta mulai menangani Arsenal pada 2019. Dalam perjalanannya, pelatih asal Spanyol itu menghadapi berbagai tantangan sebelum akhirnya membawa The Gunners mengakhiri penantian panjang untuk kembali menjadi juara Liga Primer Inggris musim lalu.
Carrick juga menyinggung Sir Alex Ferguson dan Diego Simeone sebagai contoh pelatih yang mampu membangun fondasi kesuksesan berkat kesempatan mengembangkan tim dalam jangka panjang.
Carrick Tetap Dituntut Buktikan Kemajuan Manchester United
Meski menilai kesabaran merupakan bagian penting dalam membangun tim, Carrick tetap menghadapi tuntutan untuk menunjukkan perkembangan nyata bersama Manchester United.Arsenal menjadi contoh bahwa kepercayaan terhadap pelatih dapat memberikan hasil positif. Arteta bahkan mendapat perpanjangan kontrak hingga 2030 setelah mengakhiri penantian Arsenal selama 22 tahun untuk kembali menjuarai Liga Primer Inggris.
Namun, situasi tersebut tidak serta-merta menjamin Carrick akan memperoleh perlakuan serupa. Manchester United masih harus membuktikan bahwa mereka mampu memperbaiki performa, terutama dalam menjaga pertahanan dan konsistensi permainan.
Posisi tim yang belum stabil di klasemen serta hasil pertandingan yang belum memuaskan menjadi pekerjaan rumah bagi Carrick. Karena itu, kesabaran terhadap pelatih perlu diimbangi dengan tanda-tanda kemajuan di lapangan.
Carrick sebelumnya membawa Manchester United kembali ke Liga Champions pada musim lalu. Pencapaian tersebut menjadi modal penting, tetapi ia tetap membutuhkan hasil positif untuk memperkuat kepercayaan klub terhadap proyek yang sedang dibangunnya.
Laga melawan Atletico Madrid menjadi kesempatan bagi Manchester United untuk menunjukkan respons atas tekanan yang muncul. Penampilan solid dan hasil positif di Madrid dapat menjadi langkah awal bagi Carrick untuk membuktikan bahwa timnya masih berada di jalur yang tepat.
Pada akhirnya, contoh Arteta dan Simeone menegaskan pentingnya proses dalam membangun tim. Namun, bagi Carrick, tantangan terbesarnya adalah memastikan proses tersebut mulai terlihat melalui peningkatan performa dan hasil pertandingan Manchester United.