Berdasarkan laporan dari BBC Sports Newcastle membayar sekitar £51,4 juta atau sekitar Rp1,22 triliun kepada Lille untuk mendapatkan jasa sang penyerang.
Pardo sebelumnya dikabarkan terbang ke Tyneside pada Senin malam untuk menyelesaikan proses kepindahannya. Tyneside merupakan wilayah di timur laut Inggris yang menjadi markas Newcastle.
"Saya sangat senang berada di sini dan sangat bangga berada di klub sebesar ini," ujar Fernandez-Pardo dikutip dari laman resmi Newcastle.
Ia mengaku telah berbicara dengan pelatih kepala Newcastle, Matthias Jaissle, sebelum memutuskan menerima tawaran tersebut. Menurutnya, pembicaraan dengan Jaissle membuat dirinya semakin yakin untuk melanjutkan karier di Newcastle.
"Dia benar-benar menunjukkan betapa dia ingin saya berada di sini. Dari segi perkembangan karier saya sendiri, datang ke sini adalah keputusan yang sangat masuk akal, jadi saya tidak ragu sama sekali," ungkapnya.
"Saya kenal klub ini, saya tahu tentang stadionnya, saya tahu suasananya fantastis. Saya telah mengikuti tim ini," lanjutnya.
Pardo juga menegaskan ambisinya untuk berkembang bersama Newcastle. Ia merasa usia muda dan motivasinya menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan baru di Liga Primer Inggris.
"Saya masih muda, saya masih bersemangat, dan itulah mengapa saya di sini. Saya ingin membuat kemajuan bersama Newcastle. Saya tidak sabar untuk memulai petualangan yang luar biasa di sini," ujarnya.
Target Lama Newcastle
Fernandez-Pardo bukan nama baru dalam radar Newcastle. Penyerang yang bisa bermain di sejumlah posisi di lini depan tersebut telah menjadi target klub sejak era Eddie Howe masih menangani Newcastle.
Kehadirannya dinilai sesuai dengan kebutuhan Jaissle yang ingin menambah opsi di lini serang. Pardo memiliki kemampuan bermain sebagai penyerang tengah maupun melebar sehingga memberikan fleksibilitas bagi Newcastle.
Performa pemain kelahiran Brussel itu bersama Lille juga menjadi salah satu alasan Newcastle tertarik merekrutnya. Musim lalu, Pardo mencetak delapan gol di Ligue 1 dan membantu Lille finis di posisi ketiga sehingga mendapatkan tiket ke Liga Champions UEFA.
Secara keseluruhan, Pardo mencatat 15 keterlibatan gol di seluruh kompetisi bersama Lille pada musim lalu. Ia juga telah menjalani debut bersama timnas senior Belgia dan masuk skuad Belgia pada Piala Dunia 2026.
Jaissle Puji Kualitas Pardo
Jaissle menyambut kedatangan Fernandez-Pardo dengan antusias. Pelatih asal Jerman itu menilai sang pemain memiliki kemampuan teknis dan eksplosivitas yang dibutuhkan Newcastle.
"Matias adalah pemain yang sangat teknis dengan permainan yang eksplosif. Dia bisa mencetak gol dan memberikan assist, dia memiliki keberanian, dan dia memiliki kemampuan untuk melewati pemain lawan," kata Jaissle.
Jaissle juga yakin Fernandez-Pardo dapat memberikan hiburan bagi para pendukung Newcastle. Menurutnya, pemain muda tersebut telah membuktikan kemampuan tampil di level tinggi ketika masih memperkuat Lille.
"Kami yakin para pendukung kami akan senang menyaksikan dia bermain. Dia telah menunjukkan di Lille bahwa dia mampu tampil di panggung besar, dan kami akan bekerja sama dengannya untuk terus mengembangkan permainannya lebih lanjut," ujar Jaissle.
"Kami sangat gembira melihatnya mengenakan seragam Newcastle United," sambungnya.
Dengan kedatangan Fernandez-Pardo, Newcastle semakin memperkuat lini depan untuk menghadapi musim 2026/2027. Sang pemain kini menjadi bagian dari proyek baru The Magpies di bawah kepemimpinan Jaissle.
(Muhammad Zaidan Rizky)