Seperti diketahui, Tottenham tengah berjuang menjauh dari zona degradasi klasemen Liga Inggris Premier League 2025/2026. Namun, situasi itu makin sulit setelah mereka menelan enam kekalahan beruntun, termasuk tumbang 2-5 dari Atletico Madrid pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions.
Meski demikian, Van de Ven menilai tudingan kurangnya komitmen pemain sebagai spekulasi yang tidak berdasar. Sebab menurutnya, tidak masuk akal jika ada pemain yang tidak peduli terhadap kondisi tim di tengah situasi genting seperti sekarang.
"Satu-satunya yang bisa saya katakan adalah berita itu tidak benar. Akan aneh jika seorang pemain berada di ruang ganti dan berkata ia tidak fokus pada situasi ini. Itu hanya omong kosong," tegas Van de Ven.
Baca juga: Imbangi Liverpool Tingkatkan Kepercayaan Diri Spurs
Pemain asal Belanda itu memastikan seluruh elemen tim masih memiliki kepedulian besar terhadap masa depan klub. Ia menyebut para pemain dan staf kepelatihan terus bekerja keras demi memperbaiki performa tim serta mengembalikan kepercayaan diri skuad.
"Percayalah, semua orang yang terlibat di lapangan, staf, pemain, semuanya sangat peduli dengan situasi yang kami hadapi. Fokus kami hanya satu, membalikkan keadaan," pungkasnya.
Perlahan, Tottenham mulai menunjukkan tanda kebangkitan. Pada laga terakhir Premier League, Spurs sukses menahan imbang Liverpool dengan skor 1-1. Hasil tersebut menjadi suntikan moral penting jelang laga penentuan melawan Atletico pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions.
Pertandingan itu diprediksi menjadi ujian mental krusial bagi tim asuhan Igor Tudor. Tottenham wajib mengejar ketertinggalan agregat 2-5 demi menjaga asa di kompetisi elite Eropa sekaligus membuktikan komitmen yang telah ditegaskan Van de Ven.
Laga hidup-mati tersebut juga menjadi momen pembuktian apakah Tottenham masih memiliki daya juang untuk bangkit dari periode sulit musim ini. (Muhammad Zaidan Rizky)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News