Putusan tersebut dikeluarkan komisi independen setelah penyelidikan Premier League selama empat tahun. Pelanggaran yang diputuskan mencakup periode sembilan musim dari 2009/10 hingga 2017/18, termasuk dugaan penggunaan kontrak komersial yang tidak mencerminkan kesepakatan sebenarnya serta laporan keuangan yang tidak akurat.
Man City Dinyatakan Bersalah
Komisi independen menemukan Manchester City bersalah atas 114 dari 115 dakwaan yang diajukan Premier League. Putusan tersebut menyatakan klub menggunakan sejumlah kesepakatan komersial yang dinilai tidak mencerminkan kesepakatan sebenarnya untuk meningkatkan pendapatan dan mengurangi biaya secara artifisial.
Manchester City juga dinyatakan memberikan laporan keuangan yang tidak sesuai serta melanggar batas pengeluaran Premier League dan regulasi keuangan UEFA.
Komisi turut menyatakan klub melakukan sejumlah pelanggaran dalam kewajiban bekerja sama selama proses investigasi.
Guardiola Tetap Dukung Man City
Guardiola menyampaikan dukungannya melalui media sosial pada Rabu (30/9/2026). Pelatih yang meninggalkan Manchester City pada akhir musim lalu itu menegaskan dirinya tetap berada di belakang klub, pemilik, jajaran pimpinan, pemain, staf, dan pendukung.
"Saya ingin setiap penggemar Manchester City di seluruh dunia tahu bahwa saya ada di sini; lebih dari sebelumnya," tulis Guardiola.
"Saya selalu mendukung klub saya, pemilik saya, ketua saya, Ferran, para pemain, staf, Enzo dan Anda, para pendukung kami yang unik."
"Izinkan saya memperjelas: kita akan melewati ini bersama-sama. Aku sayang kalian semua," sambungnya.
Guardiola menangani Manchester City sejak 2016 hingga akhir musim 2025/2026. Selama satu dekade tersebut, ia membawa klub meraih enam gelar Premier League, tiga Piala FA, lima Piala Liga, serta trofi Liga Champions.
Guardiola juga membawa City meraih treble pada musim 2022/2023 setelah memenangkan Premier League, Piala FA, dan Liga Champions. Ia turut mengantarkan klub meraih empat gelar Premier League secara beruntun dari musim 2020/2021 hingga 2023/2024.
Meski sebagian besar periode pelanggaran yang diputuskan terjadi sebelum Guardiola bergabung pada 2016, beberapa musim dalam perkara tersebut berlangsung ketika ia sudah menjadi pelatih Manchester City.
Sebelum meninggalkan Manchester City, Guardiola juga pernah memberikan pernyataan mengenai kasus tersebut pada November 2024. Saat itu, ia mengatakan tetap akan berada di klub bahkan apabila City harus terdegradasi.
Kini, setelah putusan komisi independen diumumkan, Guardiola kembali menyatakan dukungannya kepada klub. Manchester City selanjutnya akan menjalani proses banding sebelum konsekuensi akhir dari putusan tersebut ditentukan.
(Muhammad Zaidan Rizky)