Laga ini menjadi momen penting bagi Persijap Jepara yang belum meraih satu pun poin dalam tiga pertandingan sebelumnya. Tim berjuluk Laskar Kalinyamat tersebut bertekad memanfaatkan lawatan ke markas Serdadu Tridatu untuk memperbaiki posisi sekaligus membangun momentum positif di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Pelatih kepala Persijap Jepara, Mario Lemos, menyadari bahwa menghadapi Bali United bukan perkara mudah. Selain bermain di kandang sendiri, tim tuan rumah dinilai memiliki kualitas skuad yang kuat dan modal positif dari pertandingan-pertandingan sebelumnya.
Meski demikian, Mario menegaskan bahwa Persijap tidak akan datang ke Bali hanya untuk bertahan menghadapi tekanan lawan. Persiapan matang telah dilakukan demi membuka peluang membawa pulang poin dari Gianyar.
"Persijap tidak datang hanya untuk menerima tekanan. Kami telah melakukan persiapan dan menganalisis kekuatan serta kelemahan lawan demi mencari peluang meraih hasil positif di sini," ujar Mario Lemos disadur dari laman resmi I.League.
Persijap Wajib Bangkit
Bagi Mario Lemos, kebutuhan meraih poin tidak hanya berlaku saat menghadapi Bali United. Persijap harus mampu mengumpulkan poin dalam setiap pertandingan agar tidak kembali terjebak di papan bawah seperti musim sebelumnya.Mario memanfaatkan waktu sekitar 20 hari untuk meningkatkan kebugaran pemain sekaligus membangun chemistry antarpemain. Upaya ini dinilai penting mengingat sejumlah pemain baru bergabung ketika kompetisi sudah mulai berjalan.
"Kami memberikan waktu istirahat kepada para pemain. Sekaligus waktu tersebut untuk meningkatkan kondisi fisik dan taktik mereka. Saya pikir kami sudah melakukan itu dengan baik," ucap Mario. Meski merasa persiapan tim berjalan sesuai rencana, pelatih asal Portugal tersebut menyadari bahwa hasil latihan baru bisa benar-benar terlihat ketika para pemain menghadapi pertandingan sesungguhnya. Pertandingan melawan Bali United pun menjadi kesempatan bagi Persijap untuk membuktikan bahwa proses pembenahan tim selama jeda kompetisi telah membuahkan hasil.
"Mulai besok dan seterusnya, kami membutuhkan poin di setiap pertandingan. Itulah yang paling penting bagi kami," kata Mario.
Kalezic Optimistis Persijap Bisa Curi Poin dari Bali United
Optimisme serupa disampaikan perwakilan pemain Persijap Jepara, Vasko Kalezic. Ia mengakui Bali United merupakan lawan tangguh yang memiliki kualitas untuk memberikan tantangan berbeda dibandingkan tim-tim yang mereka hadapi sebelumnya."Ya, tentu saja kami menghormati Bali United sebagai tim bagus. Mereka adalah tim yang kuat. Kami menghormati mereka, tetapi kami juga percaya pada kekuatan tim kami sendiri," tutur Vasko.
Vasko juga menilai absennya sejumlah pemain Bali United akibat cedera tidak serta-merta memberikan keuntungan bagi Persijap. Menurutnya, tim tuan rumah masih memiliki pemain pelapis dengan kualitas yang mampu menjaga kekuatan tim.
Skuad asuhan Johnny Jansen itu dinilai tetap berbahaya meskipun tidak diperkuat beberapa pemainnya. Oleh sebab itu, Persijap harus tetap fokus dan memaksimalkan setiap peluang yang muncul sepanjang pertandingan.
"Kami juga memiliki peluang. Saya pikir kami sudah mempersiapkan diri dengan baik. Ada beberapa situasi yang bisa kami manfaatkan untuk mendapatkan keuntungan," pungkas Vasko.