Pelatih Bali United, Johnny Jansen (dok. Bali United)
Pelatih Bali United, Johnny Jansen (dok. Bali United)

Bali United

Bali United Vs Persijap: Jansen Hadapi Dilema Pemilihan Pemain

Gregorius Gelino • 10 Oktober 2026 13:29
Ringkasnya gini..
  • Bali United hadapi Persijap Jepara dengan sejumlah pemain terkendala sanksi dan cedera.
  • Thomas Lam kembali berlatih bersama tim setelah memasuki pekan kelima rehabilitasi.
  • Johnny Jansen belum ingin terburu-buru memainkan Thomas Lam. Kondisi fisik dan proses pemulihan sang pemain akan dievaluasi.
Gianyar: Bali United menghadapi tantangan menjaga kedalaman skuad menjelang pertandingan pekan keempat Super League 2026/2027. Menjamu Persijap Jepara di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu, 10 Oktober, malam, Serdadu Tridatu harus memutar otak untuk menentukan komposisi pemain terbaik di tengah sejumlah kendala.

Beberapa pemain Bali United dipastikan atau berpotensi absen akibat hukuman larangan bermain dan cedera. Situasi tersebut membuat ketersediaan pemain menjadi perhatian pelatih Johnny Jansen, terutama dalam menyusun kekuatan tim untuk mengamankan hasil positif di kandang.

Di tengah keterbatasan tersebut, kabar kembalinya Thomas Lam mengikuti latihan bersama tim menjadi angin segar bagi Bali United. Namun, bek tersebut masih harus menjalani proses pemulihan secara bertahap sebelum dinyatakan siap kembali merumput.

Lam Kembali Berlatih, Jadi Kabar Positif bagi Bali United

Thomas Lam mulai menunjukkan perkembangan positif dalam proses pemulihan cederanya. Memasuki pekan kelima rehabilitasi, pemain tersebut sudah mulai berlatih menggunakan bola untuk mengembalikan kemampuan bermain sekaligus meningkatkan kondisi fisiknya.

Proses rehabilitasi yang berjalan baik menjadi perkembangan penting bagi Bali United. Kehadiran Thomas dalam sesi latihan bersama tim diharapkan dapat menambah pilihan pemain, khususnya di sektor pertahanan yang tengah menghadapi keterbatasan personel.

Pelatih Bali United, Johnny Jansen, menyambut positif perkembangan tersebut. Pelatih asal Belanda itu menilai kembalinya Thomas ke sesi latihan merupakan sinyal baik bagi tim. "Ya, senang sekali karena Thomas Lam bisa gabung dengan tim dan dia latihan. Itu akan menjadi sinyal yang bagus buat kita,” kata Johnny Jansen.

Meski demikian, bergabung dalam latihan belum berarti Thomas Lam sudah siap tampil dalam pertandingan resmi. Tim pelatih dan medis masih perlu memantau perkembangannya untuk memastikan proses pemulihan berjalan sesuai rencana.

Jansen Enggan Terburu-buru Memainkan Lam

Johnny Jansen menegaskan bahwa kondisi Thomas Lam harus menjadi pertimbangan utama sebelum sang pemain kembali bermain. Menurutnya, waktu yang telah berlalu sejak cedera tidak bisa menjadi satu-satunya patokan untuk menentukan kesiapan seorang pemain.

Ia menyadari bahwa publik mungkin berharap Thomas segera kembali memperkuat Bali United setelah melihat sang pemain kembali berlatih bersama tim. Namun, keputusan untuk menurunkannya tetap harus mempertimbangkan kondisi fisik dan kesiapan menghadapi intensitas pertandingan.

“Saya hanya ingin bicara soal Thomas, semua orang mungkin berpikir bahwa sekarang entahlah sudah enam minggu berlalu sejak cederanya. Dia sudah mulai berlatih lagi, jadi orang-orang berpikir, dia sudah bisa main lagi,” ujar Johnny Jansen.

Pelatih tersebut memilih pendekatan bertahap agar Thomas Lam tidak dipaksakan kembali ke lapangan sebelum benar-benar siap. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga kebugaran pemain dalam jangka panjang.

"Kami ingin menjaga kebugarannya dan melibatkannya secara bertahap agar dia bisa kembali bermain. Itulah rencana di baliknya,” pungkasnya.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ASM)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan