Keputusan pemindahan venue pertandingan tersebut memicu kekecewaan dari kalangan suporter Persija, The Jakmania. Salah satu tokoh Jakmania Garis Keras, Irlan Aralancia, turut melontarkan kritik keras terhadap Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan Persija terkait gagalnya Persija menjamu rival abadinya di kandang sendiri.
Saat ditanya pendapatnya terkait batalnya pertandingan digelar di Jakarta, pria yang akrab disapa Abi Irlan oleh para Jakmania itu mengaku kesal dan kecewa dengan keputusan pemindahan tempat pertandingan tersebut.
"Kecewa, kesel dan marah karena pertandingan home adalah hak Persija sesuai dengan regulasi Liga 1," ujar Irlan kepada Medcom.id pada Kamis, 7 Mei 2026.
Menurut pemimpin Jakmania Garis Keras tersebut, tidak ada alasan kuat yang membuat pertandingan Persija kontra Persib tidak bisa dimainkan di Jakarta, baik dengan maupun tanpa penonton.
"Gak ada alasan pertandingan gak bisa terlaksana di Jakarta ataupun tanpa penonton karena gak ada sanksi buat Persija maupun Jakmania," tegasnya.
Selain mengungkapkan rasa kecewa terhadap pemindahan laga tersebut, Irlan juga menyindir kinerja Panpel pertandingan Persija. Ia menilai persoalan serupa sudah terlalu sering terjadi dan meminta adanya ketegasan dari pihak penyelenggara.
"Sudah terulang tujuh kali, cukup rasanya bagi Panpel Persija harus tegas. Kalau memang tidak mendapatkan izin pertandingan di kandang lebih baik WO (walk out), ini bukan masalah poin tapi tuntutan ketegasan dalam peraturan Liga," lanjutnya.
Lebih lanjut, Irlan berharap Persija mampu membalas kekecewaan para suporter dengan meraih kemenangan atas Persib di Samarinda. Ia menilai obat kekecewaan para suporter adalah kemenangan pada Minggu nanti.
"Harus buktikan permainan terbaiknya, karena squad tahun ini sejauh ini squad termewah Persija. Kemenangan lawan Persib harga mati, karena satu-satunya yang bisa mengobati kekecewaan teman-teman adalah kemenangan," tutupnya.
(Muhammad Zaidan Rizky)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News