Kapten Dewa United, Ricky Kambuaya. (Foto: Instagram @richardo_r55)
Kapten Dewa United, Ricky Kambuaya. (Foto: Instagram @richardo_r55)

Ricky Kambuaya Diserang Rasisme, Respons Tegasnya Viral di Media Sosial

Alfa Mandalika • 22 April 2026 15:34
Ringkasnya gini..
  • Dua pemain Dewa United, Ricky Kambuaya dan Jonathan Pereira, menjadi korban rasisme di media sosial usai laga imbang melawan Persib Bandung.
  • Ricky menanggapi serangan tersebut dengan menantang balik para pelaku melalui unggahan publik.
  • Insiden ini memicu gelombang dukungan dari rekan setim dan menyoroti rendahnya tingkat kedewasaan oknum suporter dalam menyikapi hasil pertandingan.
Tangerang: Kapten Dewa United, Ricky Kambuaya, memberikan respons tegas terhadap tindakan rasisme yang diarahkan kepadanya melalui media sosial. Gelandang Timnas Indonesia tersebut menjadi sasaran perundungan setelah laga yang mempertemukan Dewa United dengan Persib Bandung, Senin, 21 April 2026.
 
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Senin (21/4) dini hari, Ricky Kambuaya secara terbuka menjawab berbagai komentar rasisme yang diterimanya. Tidak hanya membalas dengan kata-kata, pemain asal Papua itu juga mengunggah tangkapan layar yang menyertakan akun-akun pelaku tindakan rasisme tersebut.
 
Para pelaku diketahui menggunakan kata "monyet" untuk menyerang pribadi Ricky. Alih-alih terpuruk, Ricky justru memberikan tantangan balik yang menohok kepada para oknum netizen tersebut.

"Bagaimana bisa monyet bermain sepak bola di level profesional? Dan bahkan sampai menjadi perwakilan membela negara yang dihuni para manusia. Masih kurang rasisnya, ayo tambah lagi, saudaraku," tulis Ricky dalam postingan di Instagram pribadinya.
 
 
Dukungan dari Rekan Sejawat
 
Unggahan tersebut langsung dibanjiri dukungan dari rekan-rekannya di Timnas Indonesia dan Dewa United. Penyerang Timnas, Rafael Struick, turut memberikan semangat kepada koleganya tersebut.
 
"Tetap kuat, saudaraku (stay strong, brother)," tulis Rafael di kolom komentar.
 
Dukungan serupa datang dari Kevin Diks, bek tangguh yang kini membela klub asal Jerman, Borussia Mönchengladbach. Kevin mengungkapkan rasa tidak percayanya atas perilaku diskriminatif yang masih terjadi di dunia sepak bola modern dengan menuliskan komentar singkat, "Tidak bisa dipercaya (unbelievable)."
 
Rasisme Juga Menimpa Pereira
 
Ricky Kambuaya bukan satu-satunya korban rasisme dalam laga Dewa United kontra Persib Bandung tersebut. Penggawa asing Dewa United, Jonathan Pereira, melalui akun Instagram pribadinya juga mengaku mendapatkan perlakuan serupa.
 
Pemain asal Brasil tersebut menerima serangan rasisme yang dikirimkan oleh oknum suporter melalui fitur pesan pribadi.
 
Pereira merespons tindakan negatif tersebut dengan kepala dingin. Ia membalas pesan-pesan kebencian itu dengan untaian doa singkat, "Semoga Tuhan memberkatimu."
 
(Ahmad Raul)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASM)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan