Kronologi Insiden Garis Gawang
Insiden bermula dari skema serangan balik Dewa United melalui sisi sayap. Dalam tayangan ulang, bola terlihat berada sangat tipis di garis gawang sebelum proses gol terjadi. Sebagian pihak, terutama para pemain Persib Bandung, menilai bola telah keluar lapangan sepenuhnya.Merespons protes keras dari penggawa Maung Bandung, wasit utama segera melakukan konsultasi dengan VAR. Setelah melalui peninjauan mendalam di layar monitor, wasit tetap memutuskan gol tersebut sah. Secara teknis, keputusan diambil karena bola dianggap belum melewati garis lapangan secara vertikal 100 persen, sehingga permainan dinyatakan tetap aktif.
Reaksi Netizen di Media Sosial
Keputusan tersebut langsung menuai reaksi beragam dari warganet. Banyak yang mempertanyakan efektivitas penggunaan teknologi di lapangan jika keputusan yang diambil tetap dianggap merugikan salah satu pihak.Sebagian netizen mendesak agar perangkat pertandingan lebih berani dan adil dalam mengambil keputusan krusial.
“cukup kecewa dengan keputusan2 wasit, buat apa ada var kalo gak mau lihat langsung,” ucap seorang netizen di Instagram Bandung Football.
“Emang mesti disuarakan, ini bukan doal Persib doang. Mau siapapun tim nya emang perangkat pertandingan mesti aware dan fair,” kata netizen lainnya.
“Ironis sekali di board tulisannya VAR is Fair tapi keputusannya sangat tidak fair,” timpal warganet lainnya.
“Semoga gak kejadian lgi, tapi kejadiannya pada saat rebutan gelar juara,” tegas warganet.
(Ahmad Raul)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News