Putros Kehilangan Ponsel
Kabar hilangnya ponsel Putros pertama kali ramai diperbincangkan di media sosial. Situasi konvoi yang dipadati ribuan bobotoh membuat para pemain kesulitan bergerak menuju titik akhir perayaan.Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia menyebut kepadatan massa membuat kendaraan rombongan tidak bisa melintas sehingga para pemain harus berjalan di tengah kerumunan suporter.
“Secara keseluruhan sekarang ini sebetulnya berjalan sangat lancar, tapi memang ketika pemain akan dibawa ke pendopo untuk istirahat dan titik terakhir, ya tersendat karena enggak ada kendaraan yang bisa tembus. Jadi terpaksa jalan. Putros kehilangan handphone itu insiden yang saya tahu,” ujar Farhan.
Barba Tersulut Emosi di Tengah Kerumunan
Selain insiden yang dialami Putros, Federico Barba juga menjadi sorotan setelah video reaksinya viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, kepala Barba terlihat terkena tiang bendera yang dikibarkan suporter saat konvoi berlangsung.
Bek asal Italia itu tampak kesal dan menendang pagar pembatas yang berada di kendaraan konvoi. Reaksi emosional Barba disebut dipicu kondisi kerumunan yang sulit dikendalikan.
Barba juga sempat terlihat mendorong seorang suporter yang mencoba mendekatinya ketika berjalan di tengah massa. Insiden tersebut memicu beragam respons dari warganet yang menyoroti aspek keamanan selama perayaan juara berlangsung.
Insiden yang terjadi dalam pesta juara Persib menjadi perhatian publik dan dinilai harus menjadi bahan evaluasi bagi panitia penyelenggara. Kepadatan massa dinilai membuat pengamanan pemain tidak berjalan optimal.
Perayaan juara yang seharusnya berlangsung penuh sukacita justru berubah menjadi situasi yang tidak kondusif bagi sebagian pemain. Evaluasi pengamanan dinilai penting agar konvoi serupa di masa mendatang dapat berjalan lebih tertib dan aman.
(Muhammad Zaidan Rizky)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News