Pelatih Bali United, Johnny Jansen (dok. Bali United)
Pelatih Bali United, Johnny Jansen (dok. Bali United)

Bali United

Transisi dan Skema Bola Mati Arema jadi Perhatian Bali United

Gregorius Gelino • 31 Oktober 2026 12:13
Ringkasnya gini..
  • Kemenangan 4-0 Arema FC atas Dewa United menjadi perhatian Johnny Jansen jelang duel pekan ke-8 Super League 2026/2027 di Stadion Kanjuruhan.
  • Johnny Jansen meminta pemain Bali United lebih disiplin dan fokus mengantisipasi serangan balik serta situasi bola mati Arema FC.
  • Thijmen Goppel memastikan Bali United tetap mengandalkan gaya permainan sendiri dan siap tampil maksimal demi membawa pulang kemenangan.
Malang: Bali United tidak ingin lengah saat menghadapi Arema FC pada pekan ke-8 Super League 2026/2027. Kemenangan telak 4-0 yang diraih Singo Edan atas Dewa United Banten FC menjadi perhatian khusus bagi pelatih Bali United, Johnny Jansen, menjelang pertandingan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu, 31 Oktober, sore.

Hasil impresif tersebut menjadi sinyal bahwa Arema FC memiliki potensi ancaman yang tidak boleh dianggap remeh. Karena itu, Bali United dituntut tampil disiplin dan menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan, meskipun dikenal memiliki salah satu lini serang paling produktif di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Johnny Jansen secara khusus menyoroti kemampuan Arema FC dalam memanfaatkan perubahan momentum permainan, terutama ketika melakukan transisi dari bertahan ke menyerang serta memaksimalkan situasi bola mati. Pelatih asal Belanda tersebut mengakui kemenangan 4-0 Arema FC atas Dewa United merupakan hasil yang patut diperhitungkan.

"Saat ini, kami menantikan untuk melihat bagaimana mereka bermain dan bagaimana mereka mencetak gol. Tentu saja, kemenangan 4-0 atas Dewa United merupakan hasil yang bagus," ujar Johnny Jansen.

Menurutnya, Bali United harus mampu membaca karakter permainan lawan tanpa kehilangan identitas permainan yang selama ini menjadi kekuatan tim berjuluk Serdadu Tridatu tersebut. Johnny menegaskan bahwa rencana dasar permainan Bali United tetap dipertahankan. Namun, sejumlah detail strategi tetap perlu disesuaikan berdasarkan karakteristik lawan yang dihadapi.

"Oleh karena itu, sangat penting bagi kami untuk tetap fokus dan menjalankan tugas kami dengan sebaik mungkin. Saya akan terus menekankan hal ini, karena meskipun rencana dasar kami tetap sama, kami selalu menyesuaikan detail-detail tertentu saat menghadapi lawan yang berbeda," imbuhnya.

Transisi dan Bola Mati Jadi Perhatian Bali United

Salah satu aspek yang menjadi perhatian utama Johnny Jansen adalah kecepatan Arema FC dalam memanfaatkan situasi transisi. Bali United harus mampu menjaga organisasi permainan, terutama ketika kehilangan penguasaan bola di area yang berpotensi dimanfaatkan lawan.

Selain itu, situasi bola mati juga menjadi aspek yang tidak boleh diabaikan. Johnny menilai Arema FC memiliki kemampuan untuk menghadirkan ancaman melalui skema tersebut. "Begitulah cara kami menyusun rencana. Untuk pertandingan kami harus sangat waspada mereka kuat dalam momen transisi dan situasi bola mati, jadi kami harus menyiapkan rencana yang matang untuk mengantisipasi hal tersebut," tutur Johnny Jansen.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Bali United tidak hanya mempersiapkan strategi untuk membangun serangan, tetapi juga memberikan perhatian besar terhadap keseimbangan permainan ketika menghadapi tekanan tuan rumah.

Bali United Tetap Pertahanakan Karakter Permainan

Sementara itu, pemain Bali United, Thijmen Goppel, memastikan bahwa timnya tidak akan melakukan perubahan besar terhadap gaya permainan yang selama ini diterapkan.

Menurut Goppel, persiapan menghadapi Arema FC telah berjalan dengan baik. Seluruh pemain juga memahami pentingnya menjaga konsistensi permainan untuk bisa membawa pulang hasil maksimal dari Stadion Kanjuruhan.

"Ya, menurut saya kami sudah bersiap dengan baik. Kami selalu berusaha memainkan gaya permainan kami sendiri, jadi tidak banyak yang berubah," kata pemain berposisi sebagai gelandang tersebut.

Goppel mengakui Arema FC merupakan lawan yang berkualitas. Meski demikian, ia optimistis Bali United memiliki persiapan yang cukup untuk menghadapi tantangan di kandang Singo Edan.

"Arema memang tim yang bagus, tetapi kami sudah sangat siap dan tentu saja, kami harus tampil prima untuk bisa menang. Pertandingan ini tidak akan mudah, namun kami mengincar tiga poin," pungkasnya.

Dengan persiapan yang telah dilakukan, Bali United kini dituntut mampu menerapkan strategi secara maksimal di lapangan. Kedisiplinan dalam mengantisipasi transisi dan bola mati akan menjadi bagian penting dari upaya Serdadu Tridatu untuk mencuri tiga poin di markas Arema FC.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(KAH)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan