Tak Gentar Hadapi Lini Depan Tajam Bali United
Andre Caldas menyadari Bali United merupakan salah satu tim paling produktif di kompetisi musim ini. Namun, menurut pelatih asal Brasil tersebut, menghadapi tim dengan lini serang berbahaya tidak cukup hanya mengandalkan pertahanan yang solid.Pemain Arema FC harus berani memenangkan duel perebutan bola, menjaga kedisiplinan, serta tidak memberikan ruang bagi Bali United untuk mengembangkan permainan. Kepercayaan diri Singo Edan juga sedang meningkat setelah berhasil meraih kemenangan meyakinkan 4-0 atas Dewa United pada pertandingan sebelumnya.
"Bali United tim yang seimbang, mencetak banyak gol dan tidak terlalu banyak kebobolan. Mereka punya penyerang-penyerang bagus seperti Arjuna Mahendra, Irfan Jaya, dan Marko Dugandzic," ujar Andre Caldas.
Meski mengakui kualitas lawan, Andre menegaskan Arema FC juga memiliki sederet pemain yang mampu memberikan ancaman serius. Ia meminta anak asuhnya tidak terlalu fokus memikirkan kekuatan lawan hingga melupakan potensi yang dimiliki sendiri.
"Tapi Arema juga punya Samuel Otusanya, Mauro Zijlstra, Careca, Marcos Vinicius, dan Gabi. Jika terlalu memikirkan lawan, kita justru lupa kekuatan sendiri," imbuhnya.
Minta Arema FC Tak Beri Ruang untuk Bali United
Salah satu fokus utama Andre Caldas menjelang pertandingan Arema FC vs Bali United adalah kedisiplinan ketika kehilangan penguasaan bola. Bali United dikenal memiliki kemampuan membangun serangan melalui kombinasi umpan dan pergerakan pemain di lini depan.Karena itu, Arema FC dituntut mampu menjaga organisasi permainan agar lawan tidak leluasa menciptakan peluang. Bukan hanya pemain bertahan, tetapi seluruh elemen tim harus memiliki tanggung jawab yang sama ketika melakukan tekanan maupun membangun serangan.
"Kami tidak boleh memberikan ruang kepada Bali United. Jika mereka ingin mencetak gol, mereka harus bekerja keras karena kami akan membuat pertandingan berjalan sulit. Kami ingin bermain seperti sedang berperang, di mana setiap bola diperjuangkan dengan semangat tinggi," tutur pelatih asal Brasil tersebut.
Mentalitas bertarung inilah yang ingin ditanamkan Andre kepada seluruh pemain Arema FC. Ia tidak ingin Singo Edan kehilangan kendali permainan ketika mendapatkan tekanan dari tim tamu.
Jika mampu mengimbangi kualitas Bali United melalui permainan kolektif dan semangat juang tinggi, Arema FC berpeluang melanjutkan tren positif sekaligus memperbaiki posisi di klasemen sementara Super League 2026/2027. Kini, tantangan bagi Singo Edan adalah membuktikan bahwa kemenangan 4-0 atas Dewa United bukan sekadar hasil sesaat, melainkan awal dari kebangkitan Arema FC pada musim ini.