Bermain di hadapan pendukung sendiri, Persebaya langsung tampil agresif sejak awal pertandingan. Bajul Ijo berusaha menguasai permainan dan terus memberikan tekanan ke pertahanan PSIM.
Namun, rapatnya lini belakang Laskar Mataram membuat Persebaya kesulitan menciptakan peluang bersih. Sejumlah upaya tuan rumah belum mampu mengubah skor.
PSIM baru meningkatkan agresivitas pada masa tambahan waktu babak pertama. Meski demikian, tidak ada peluang berbahaya yang berhasil dikonversi menjadi gol. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
PSIM Kehilangan Satu Pemain
Memasuki babak kedua, PSIM harus bermain dengan 10 pemain. Baru empat menit pertandingan berjalan, Adrian Purzycki menerima kartu merah dari wasit dan harus meninggalkan lapangan.
Unggul jumlah pemain membuat Persebaya memiliki keuntungan dalam mengembangkan serangan. Namun, Bajul Ijo tetap kesulitan membongkar pertahanan PSIM yang tampil disiplin.
Alex Martins Pecah Kebuntuan
Kebuntuan akhirnya terpecahkan pada menit ke-81. Alex Martins berhasil mencatatkan namanya di papan skor dan membawa Persebaya unggul 1-0.
Gol tersebut menjadi momentum penting bagi Bajul Ijo setelah sepanjang pertandingan kesulitan menembus pertahanan Laskar Mataram.
PSIM kemudian meningkatkan tekanan untuk mencari gol penyeimbang pada sisa waktu pertandingan. PSIM memperoleh peluang untuk menyamakan kedudukan pada menit ke-90+2. Iqbal melepaskan tembakan sambil menjatuhkan badan untuk mencoba menaklukkan Ernando Ari.
Namun, Ernando Ari tampil sigap dan berhasil menggagalkan peluang Iqbal. Penyelamatan itu menjaga keunggulan Bajul Ijo hingga pertandingan berakhir. Persebaya pun memastikan kemenangan 1-0 atas PSIM dan mengamankan tiga poin di kandang.
Tambahan tiga poin membuat Persebaya sementara menempati posisi ketujuh klasemen Super League 2026/2027 dengan koleksi empat poin. Perolehan tersebut sama dengan Arema FC, Persita, dan Dewa United. Kemenangan atas PSIM menjadi hasil penting bagi Persebaya dalam persaingan awal musim.
Susunan Pemain
Persebaya: Ernando Ari; Arief Catur, Yuran Fernandes, Risto Mitrevski, Walber Mota, Jefferson; Rachmat Irianto, Francisco Rivera; Yann Mabella, Ramadhan Sananta, Miguel Pereira.
Pelatih: Bernardo Tavares.
PSIM Jogja: Cahya Supriadi; Rio Hardiawan, Franco Ramos, Jop van der Avert, Ondrej Rudzan; Adrian Purzycki, Ze Valente, Savio Sheva; Pulga Vidal, Adrian Dalmau, Riyatno Abiyoso.
Pelatih: Jean-Paul van Gastel.
(Muhammad Zaidan Rizky)