Bermain di lapangan tergenang air sehabis diguyur hujan, Singo Edan, julukan Arema menekan sejak menit awal. Beberapa kali peluang tercipta. Peluang terbaik didapat Gustavo Franca dan Joel Vinicius, namun masih bisa dimentahkan kiper Aqil Savik. Pun peluang Dalberto dan Gavi yang belum menemui sasaran.
Sempat terjadi insiden benturan antara kiper Bhayangkara Aqil Savik dan Dalberto. Sempat mendapatkan perawatan dan berlanjut main, Savik harus ditarik keluar digantikan Awan Setho pada menit ke-18. Baca juga Jadwal Super League Malam Ini: Bhayangkara On Fire, Mampukah Arema Bangkit?
Selepas 20 menit, Bhayangkara mulai melepaskan diri dari tekanan Arema. Beberapa kali Private Mbraga dan Moussa Sidibe ditopang Ryo Matsumura membahayakan gawang Singo Edan yang dikawal Gianluca Pandenuwu.
Namun, tim tamu memecah kebuntuan lebih dulu pada menit ke-45+1'. Berawal dari umpan Muhammad Iksan yang ditinju Awan Setho, bola mengarah ke Rio Fahmi. Bola diumpan ke tiang jauh yang disundul Dalberto ke Joel Vinicius, yang tinggal meneruskan dengan tendangan ke gawang Setho. Skor 0-1 untuk keunggulan Singo Edan.
Di pengujung babak pertama, Singo Edan harus bermain dengan 10 orang. Pablo Oliveira dikartu merah wasit akibat menginjak kaki Frengki Messa menit ke-45+9'. Skor 0-1 bertahan hingga turun minum.
Drama Kartu Merah Kedua dan Penalti
Babak kedua, Arema yang bermain dengan 10 pemain masih bisa mempertahankan skor hingga laga berjalan hampir satu jam. Perlahan tapi pasti, Bhayangkara mulai menekan Singo Edan. Peluang didapat Nihas Sadiki menit ke-52, namun masih bisa dihalau Pandenuwu.Pun upaya Ryo Matsumura dari dalam kotak penalti, namun tendangan pemain asal Jepang itu masih lemah dan bisa dikuasai Pandenuwu. Baca juga Bhayangkara vs Arema: Tim Tamu Sementara Unggul, Satu Pemain Arema Diusir Wasit
Drama terjadi saat striker Arema Dalberto dan bek Bhayangkara Slavko Damjanovic bersentuhan saat tidak ada bola. Kedua pemain mendapat kartu kuning dari wasit. Tak lama berselang, wasit kembali harus meninjau VAR. Akhirnya kartu kuning untuk Dalberto dianulir dan diganti kartu merah. Arema bermain dengan 9 pemain sejak menit 71.
Unggul dua pemain, Bhayangkara akhirnya bisa mencetak gol. Anak buah Paul Munster menyamakan kedudukan lewat sundulan Privat Mbarga menit ke-75 usai menerima umpan sepak pojok Moussa. Skor menjadi 1-1.
Menit ke-83, pergerakan Dendi Sulistiawan diwarnai tarikan Beitinho di kotak terlarang. Dari tinjauan VAR, wasit asal Jepang Yudai Yamamoto memberikan penalti. Moussa sukses menjadi algojo.
Skor menjadi 2-1 dan bertahan hingga usai di laga panas tersebut. Ini menjadi kemenangan kelima beruntun The Guardians, julukan Bhayangkara. Tambahan tiga poin membuat Bhayangkara naik ke posisi enam klasemen sementara dengan 41 poin dari 25 laga.
Sementara bagi Arema, ini menjadi kekalahan kedua beruntun Singo Edan. Tim asuhan Marquinhos Santos tertahan di posisi 11 klasemen sementara dengan 31poin dari 25 laga.
Susunan pemain kedua tim
Bhayangkara FC (4-4-2): Aqil Savik, Putu Gede, Slavko Damjanovic, Nehar Sadiki, Frengky Missa; Ryo Matsumura, Wahyu Subo Seto, Moises Wolschick, Privat Mbarga, Henri Doumbia, Moussa Sidibe. Pelatih Paul Munster.
Arema FC (4-2-3-1): Gianlucu Pandeynuwu, Rio Fahmi, Roberto Vinagre, Hansamu Yama, Iksan Lestaluhu; Mathes Da Conceicao, Gildson Oliveira, Gabriel Costa, Gustavo Franca, Dalberto Luan Belo, Joel Vinicius. Pelatih Marcos Santos.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News