Persija Putri memecat Yusup Prasetiyo setelah komentarnya soal kualitas Christi-Anne K-Shanta Mills menuai kontroversi di tengah buruknya awal musim IWL 2026/2027. (Dok. Persija)
Persija Putri memecat Yusup Prasetiyo setelah komentarnya soal kualitas Christi-Anne K-Shanta Mills menuai kontroversi di tengah buruknya awal musim IWL 2026/2027. (Dok. Persija)

Indonesia Women's League 2026/2027

Persija Putri Pecat Pelatih di Tengah Kontroversi Komentar soal Pemain Asing

Alfa Mandalika • 27 Oktober 2026 21:52
Ringkasnya gini..
  • Persija Jakarta Putri resmi memecat Muhamad Yusup Prasetiyo setelah komentarnya mengenai kualitas striker asing Christi-Anne K-Shanta Mills menuai kecaman.
  • Kontroversi tersebut muncul setelah Persija kalah 0-1 dari Persikad Depok Women. Persija Putri juga mengawali Indonesia Women's League 2026/2027 dengan satu hasil imbang dan satu kekalahan sehingga berada di dasar klasemen dengan satu poin.
  • Manajer Diky Soemarno menegaskan tim akan fokus menjaga kebersamaan dan mempersiapkan diri menghadapi pertandingan berikutnya.
Jakarta: Persija Jakarta Putri resmi memecat Muhamad Yusup Prasetiyo dari jabatan pelatih setelah pernyataannya mengenai kualitas striker asing Christi-Anne K-Shanta Mills menuai kontroversi. Keputusan tersebut diambil di tengah buruknya awal perjalanan Persija Putri di Indonesia Women's League (IWL) 2026/2027.

Kontroversi bermula setelah Persija Putri kalah 0-1 dari Persikad Depok Women. Seusai pertandingan, Yusup yang akrab disapa Yoyo mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap kualitas Christi-Anne yang dinilai jauh dari harapan.

Yoyo menjelaskan bahwa Persija sempat memiliki sejumlah opsi untuk mendatangkan penyerang asing. Namun, beberapa kandidat gagal direkrut karena kendala administrasi, cedera, hingga memilih bermain di Eropa.

"Memang ada banyak pilihan dari awal, mungkin ada lima opsi ya. Pilihan pertama gagal karena kendala administrasi. Pilihan kedua cedera. Pilihan ketiga memilih main di Eropa. Pilihan keempat saya agak lupa, dan akhirnya pilihan kelima diambil dalam waktu yang sangat mepet," jelas Yoyo.
 

Ia mengatakan keputusan merekrut Christi-Anne diambil dalam waktu singkat karena Persija membutuhkan penyerang tengah atau pemain nomor sembilan.

"Dalam waktu singkat saya harus memutuskan untuk mendatangkan pemain asing, terutama posisi nomor 9 karena itu masalah besar di Persija. Dan dalam laga ini, seperti teman-teman lihat, kualitas Christie jauh banget dari harapan kita semua," ujarnya.

Pernyataan tersebut memicu reaksi negatif dari warganet dan para pendukung Persija di media sosial. Sejumlah pihak mengecam komentar Yoyo karena dianggap menyalahkan pemain atas hasil pertandingan.


Persija Putri Terpuruk di Dasar Klasemen


Di bawah kepemimpinan Yoyo, Persija Putri mengawali musim IWL 2026/2027 dengan hasil kurang memuaskan. Dari dua pertandingan yang telah dijalani, mereka hanya meraih satu hasil imbang dan menelan satu kekalahan.

Hasil tersebut membuat Persija Putri mengoleksi satu poin dan berada di dasar klasemen sementara. Situasi ini menjadi salah satu tantangan yang harus dibenahi tim untuk memperbaiki performa pada pertandingan berikutnya.
 

Meski demikian, manajemen menegaskan evaluasi terhadap tim tidak semata-mata didasarkan pada hasil pertandingan. Dinamika internal, komunikasi, dan kebersamaan seluruh elemen tim juga menjadi pertimbangan dalam menentukan langkah ke depan.

Persija Putri menilai penyegaran diperlukan untuk menjaga suasana tim tetap kondusif. Langkah tersebut diharapkan membantu seluruh pemain dan staf kembali fokus pada tujuan bersama sepanjang kompetisi.
 

Manajer Persija Putri Minta Pemain Tetap Fokus


Manajer Persija Putri, Diky Soemarno, memastikan dinamika yang terjadi tidak mengganggu persiapan pemain. Ia menyebut seluruh elemen tim tengah memusatkan perhatian untuk menghadapi pekan selanjutnya.

“Dalam perjalanan sebuah tim, tekanan dan kekecewaan merupakan hal yang dapat terjadi. Tanggung jawab kami bersama adalah mengelolanya dengan baik, sehingga setiap pemain tetap merasa aman, dihargai, dan memiliki ruang untuk berkembang. Sebagai manajer, saya juga menyadari tanggung jawab untuk turut menjaga suasana yang positif dan kondusif,” kata Diky.
 

Ia menegaskan manajemen berkomitmen menyelesaikan persoalan tersebut dengan bijaksana serta tetap menghormati semua pihak yang terlibat.

“Kami berkomitmen menyelesaikan persoalan ini dengan bijaksana serta tetap menghormati semua pihak. Untuk saat ini, fokus utama kami adalah mendampingi tim agar dapat kembali berkonsentrasi, menjaga kebersamaan, dan melangkah ke depan dengan baik,” tuturnya.

Pemecatan Yoyo menjadi bagian dari langkah Persija Putri untuk menjaga kondisi tim menjelang pertandingan berikutnya. Kini, Persija perlu segera membenahi performa di lapangan sekaligus memastikan suasana tim tetap mendukung perjuangan mereka di IWL 2026/2027.

(Muhammad Zaidan Rizky)

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ASM)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan