Kemenangan tersebut menjadi raihan tiga poin perdana Garudayaksa FC musim ini setelah sempat tertinggal akibat gol cepat Arema FC. Hasil positif ini sekaligus mengakhiri catatan tak terkalahkan Singo Edan di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia tersebut.
Jayro Jean Akui Garudayaksa Sempat Kehilangan Konsentrasi
Garudayaksa FC mengawali pertandingan dengan kurang baik setelah Matheus Blade membawa Arema FC unggul pada menit kelima. Gol cepat tersebut sempat mengganggu konsentrasi para pemain tuan rumah pada awal pertandingan.
Jayro Jean mengakui timnya mengalami kesulitan pada fase awal laga. Namun, para pemain berusaha segera berkomunikasi dan saling mengingatkan agar bisa kembali fokus mengejar ketertinggalan.
"Seperti yang pelatih katakan sebelumnya, kami memulai gim dengan buruk. Satu gol di lima menit pertama sempat membunuh konsentrasi kami," ujar Jayro Jean dikutip dari laman resmi I.League.
Ia menegaskan para pemain kemudian menyadari pentingnya pertandingan tersebut dan berusaha menyatukan kembali permainan tim demi meraih kemenangan.
"Tetapi kami sebagai tim, kami mulai berbicara satu sama lain karena kami tahu gim ini sangat penting bagi kami. Hari ini objektif utamanya adalah untuk memenangkan pertandingan," tegas Jayro.
Garudayaksa FC Bangkit dan Balikkan Keadaan
Setelah tertinggal lebih dulu, Garudayaksa FC mulai meningkatkan intensitas serangan. Upaya tersebut membuahkan hasil ketika Alejandro Rubio mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-34 melalui bola muntah di dalam kotak penalti.
Tiga menit berselang, Jayro Jean membawa Garudayaksa berbalik unggul 2-1. Ia memanfaatkan peluang di dalam kotak penalti dan melepaskan tembakan keras yang gagal dihentikan kiper Arema FC, Muhammad Adi Satryo.
Memasuki babak kedua, Garudayaksa tetap menjaga tekanan untuk memperlebar keunggulan. Carlos Iury yang masuk sebagai pemain pengganti mencetak gol ketiga pada menit ke-70, sekaligus memastikan kemenangan 3-1 bagi tuan rumah.
Arema FC berusaha memperkecil ketertinggalan pada sisa waktu pertandingan, tetapi tidak mampu menambah gol hingga peluit panjang dibunyikan.
Hasil ini menjadi kemenangan pertama Garudayaksa FC pada musim 2026/2027. Tambahan tiga poin membawa tim tersebut naik ke peringkat ke-13 klasemen sementara dengan koleksi lima poin.
Sementara itu, Arema FC harus menerima kekalahan pertamanya setelah sebelumnya belum terkalahkan. Tim berjuluk Singo Edan tersebut tertahan di posisi ke-10 dengan raihan enam poin.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Garudayaksa FC untuk meningkatkan kepercayaan diri dan memperbaiki posisi di klasemen BRI Super League 2026/2027.
(Muhammad Zaidan Rizky)