Arema FC langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan. Strategi tersebut membuahkan hasil ketika Matheus Blade mencetak gol cepat pada menit kelima untuk membawa tim tamu unggul 1-0.
Tertinggal lebih dulu membuat Garudayaksa meningkatkan intensitas serangan. Sementara itu, Arema FC mulai bermain lebih bertahan dan mengandalkan serangan balik untuk mempertahankan keunggulan.
Garudayaksa Bangkit Sebelum Jeda
Garudayaksa memperoleh peluang emas pada menit ke-26 melalui Sihran. Berdiri bebas di dalam kotak penalti, Sihran melepaskan tembakan ke arah gawang, tetapi upayanya masih dapat diamankan kiper Arema FC, Muhammad Adi Satryo.
Arema FC hampir menggandakan keunggulan pada menit ke-33. Marcos Vinicius berhasil menerima umpan di dalam kotak penalti dan berhadapan satu lawan satu dengan kiper Garudayaksa, Dominik Holec. Namun, penyelesaian Vinicius tidak sempurna sehingga peluang tersebut berhasil digagalkan Holec.
Garudayaksa akhirnya menyamakan kedudukan semenit berselang. Alejandro Rubio memanfaatkan bola muntah di dalam kotak penalti dan melepaskan tembakan yang mengubah skor menjadi 1-1.
Tiga menit kemudian, Garudayaksa berbalik unggul. Jayro menerima umpan di dalam kotak penalti sebelum melepaskan tembakan keras ke sisi kiri gawang yang gagal dijangkau Adi Satryo. Gol tersebut membawa Garudayaksa unggul 2-1 hingga babak pertama berakhir.
Carlos Iury Perlebar Keunggulan Garudayaksa
Memasuki babak kedua, Garudayaksa tampil lebih dominan setelah berhasil membalikkan keadaan. Mereka berusaha menjaga tekanan sekaligus mencari peluang untuk memperbesar keunggulan.
Upaya tuan rumah membuahkan hasil pada menit ke-70. Pemain pengganti Carlos Iury yang berdiri tanpa kawalan di dalam kotak penalti melepaskan tembakan keras yang tidak mampu dihalau Adi Satryo. Garudayaksa pun menjauh dengan keunggulan 3-1.
Baca Juga :
Belum Terkalahkan, Kwon Chang-hoon Ingin Persija Pertahankan Momentum Positif Hadapi Persita
Tertinggal dua gol membuat Arema FC berusaha meningkatkan serangan pada sisa waktu pertandingan. Namun, Singo Edan kesulitan memaksimalkan peluang untuk memperkecil ketertinggalan.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-1 tetap bertahan untuk kemenangan Garudayaksa. Hasil ini menjadi kemenangan perdana mereka pada Super League 2026/2027.
Susunan Pemain Garudayaksa vs Arema FC
Garudayaksa: Dominik Holec (kiper); Al Hamra Hehanussa (kapten), Alfriyanto Nico, Arif Setiawan (Milanesta 85'), Paulo Ricardo Ferreira, Aleksandar Busnic, Christian Frydek, Jayro Hestefano Jean (Carlos Iury 46'), M. Sihran (Arkhan Kaka 66'), Theo Numberi (Gigis 85'), Brian Rubio.
Arema FC: Muhammad Adi Satryo (kiper); Achmad Maulana Syarif (Robby Darwis 78'), Johan Alfarizi (Guntara 83'), Walisson Maia, Diego Landis, Matheus Blade, Arkhan Fikri (Tito Hamzah 83'), Careca, Marcos Vinicius, Gabriel Silva (Mauro Ziljstra 66'), Samuel Otusany (Gustavo Franca 46').
(Muhammad Zaidan Rizky)