Nikmati Suasana Jogja
Van Gastel pun mengunkapkan alasannya memilih bertahan di PSIM. Selain suasana kota yang membuatnya kerasan, van Gastel juga percaya PSIM punya masa depan cerah di Super League.Baca juga: Belajar dari Arsenal, PSIM Tambah Kontrak Van Gastel
“Saya pikir klub ini memiliki jiwa. Saya juga menyukai kehidupan saya di luar sepak bola. Yogyakarta benar-benar kota indah untuk ditinggali. Semua paket lengkap ini membuat saya ingin bertahan setidaknya satu tahun lagi,” tutur van Gastel.“Pada musim hampir selesai ini, target awal kami adalah terhindar dari jurang degradasi. Hasil tersebut menjadi pijakan awal bagus," ujarnya.
Lebih Kompetitif
Van Gastel juga yakin PSIM bisa bersaing di level yang lebih tinggi musim depan. Ia ingin menjadikan pengalaman pertamanya di PSIM untuk membawa tim terbang lebih tinggi di Super League."Musim depan, saya ingin tim tampil lebih kompetitif. Kami akan menyusun komposisi pemain terbaik agar mampu bersaing di papan atas klasemen,” tegasnya.
Baca juga: I.League Rilis Kalender Musim 2026/27: Super League Mulai 4 September, League Cup Siap Diluncurkan
“Saya menikmati pengalaman musim ini, sehingga saya memiliki kebahagiaan dan energi sama seperti musim lalu. Jadi, saya sangat penuh harapan,” pungkasnya.Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News