Berproses Bersama
General Manager PSIM, Steven Sunny, mengatakan sang pelatih sangat cocok dengan rencana permainan serta karakter tim. Van Gastel dianggap telah memperlihatkan kapasitasnya dengan membawa PSIM finis di peringkat 11 Super League pada musim perdana PSIM di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.“Coach Van Gastel sudah membuktikan kapasitasnya sepanjang musim ini. Yang terpenting, tim ini konsisten menunjukkan identitas permainan menyerang dan penguasaan bola dari awal hingga akhir musim," kata Steven.
Baca juga: Hasil Super League: Arema Bungkam PSIM di Kanjuruhan pada Laga Terakhir
"Membangun skuad yang kuat dan berkelanjutan juga tidak bisa dilakukan secara instan, semua membutuhkan proses yang terus berkembang. Karena itu, coach Van Gastel adalah sosok yang sangat tepat untuk melanjutkan fondasi ini,” jelasnya.Belajar dari Arsenal
Steven berharap van Gastel bisa membantu PSIM berkembang menjadi tim yang stabil di papan atas. Ia mengaku belajar dari Arsenal dan kesabaran mereka bersama Mikel Arteta yang kini menjuarai Premier League.Baca juga: I.League Rilis Kalender Musim 2026/27: Super League Mulai 4 September, League Cup Siap Diluncurkan
“Harapan kami tentu bisa bersaing dan tampil stabil di Super League karena ini adalah kompetisi yang panjang dan penuh tantangan. Mungkin hasilnya tidak akan langsung membawa kami ke papan atas, tetapi kami sedang membangun fondasi klub secara bertahap dan berkelanjutan,” tutur Steven.“Kami belajar dari banyak klub luar negeri, seperti Arsenal bersama Mikel Arteta, bahwa kesuksesan membutuhkan waktu, proses, dan fondasi yang kuat untuk mencapai tujuan utama,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News