Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares (dok. Persebaya Surabaya)
Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares (dok. Persebaya Surabaya)

Persebaya Surabaya

Tavares Soroti Lemahnya Lini Belakang Persebaya Jelang Hadapi Persijap

Gregorius Gelino • 30 Oktober 2026 14:08
Ringkasnya gini..
  • Dua dari tiga gol terakhir yang bersarang ke gawang Bajul Ijo berasal dari tendangan bebas, sementara satu lainnya akibat kehilangan bola di lini tengah.
  • Persebaya diminta mengantisipasi tembakan jarak jauh, bola kedua (second ball), umpan silang, serta menghindari pelanggaran di dekat kotak penalti.
  • Menempati posisi ketujuh dengan 12 poin, Persebaya mengincar kemenangan atas Persijap Jepara pada pekan kedelapan BRI Super League 2026/27 untuk memperbaiki posisi di klasemen.
Surabaya: Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, tidak ingin terlena dengan tren positif yang sedang diraih timnya. Menjelang pertandingan melawan Persijap Jepara pada pekan kedelapan Super League 2026/2027, pelatih asal Portugal tersebut justru menaruh perhatian serius terhadap sektor pertahanan Bajul Ijo.

Persebaya dijadwalkan menjamu Persijap Jepara di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Jumat, 30 Oktober, malam. Bermodal kemenangan pada pertandingan sebelumnya, Persebaya tentu ingin melanjutkan tren positif sekaligus memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Namun, Bernardo Tavares menyadari masih ada sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama terkait cara timnya kebobolan dalam beberapa pertandingan terakhir. Ia mengungkapkan, tiga gol terakhir yang bersarang ke gawang Persebaya berasal dari situasi berbeda.

Dua gol terjadi melalui tendangan bebas, sedangkan satu gol lainnya berawal dari kehilangan penguasaan bola di lini tengah. Menurutnya, kehilangan bola di area tengah juga bisa memberikan kesempatan kepada lawan untuk menciptakan peluang berbahaya, termasuk melalui tembakan jarak jauh.

"Terkait tiga gol terakhir yang bersarang ke gawang kami, dua di antaranya berasal dari tendangan bebas, dan satu lagi terjadi karena kami kehilangan bola di lini tengah seperti pada gol kedua tim Sleman," ujar Bernardo Tavares.

"Kemudian memberi kesempatan pemain lawan untuk melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Saya setuju, kami harus bersiap menghadapi situasi seperti ini," imbuhnya.

Tavares Waspadai Tembakan Jarak Jauh Persijap

Perhatian Bernardo Tavares terhadap pertahanan Persebaya bukan tanpa alasan. Berdasarkan analisis tim pelatih, Persijap Jepara memiliki sejumlah pemain agresif yang mampu melepaskan tembakan dari luar kotak penalti.

Selain ancaman tembakan jarak jauh, kemampuan Persijap dalam memanfaatkan bola kedua atau second ball juga menjadi perhatian khusus. Situasi tersebut menuntut para pemain Persebaya untuk menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan.

Mereka tidak hanya harus mampu memutus serangan pertama, tetapi juga memastikan bola liar tidak kembali dikuasai pemain lawan. Bernardo Tavares pun meminta anak asuhnya menghindari pelanggaran yang tidak perlu, khususnya di sekitar area pertahanan sendiri.

"Kami harus menghindari pelanggaran yang tidak perlu di dekat area pertahanan kami agar tidak kebobolan lagi melalui tendangan bebas langsung. Kami juga harus memastikan tidak memberikan ruang bagi lawan," tutur Bernardo.

Bola Mati dan Umpan Silang Jadi Ancaman Persijap

Selain mengantisipasi tendangan bebas langsung, Persebaya juga harus mewaspadai pola serangan Persijap melalui umpan silang. Bernardo Tavares menilai Persijap memiliki kemampuan memanfaatkan situasi dari umpan silang langsung maupun umpan tarik.

"Untuk melakukan umpan silang baik itu umpan silang langsung maupun umpan tarik yang bisa berujung pada tembakan dari luar kotak penalti, mengingat tim ini memang sudah beberapa kali mencetak gol lewat cara tersebut," sambungnya.

Karena itu, lini belakang Persebaya dituntut tampil lebih disiplin. Koordinasi antarpemain, penjagaan ruang, serta kesiapan mengantisipasi bola kedua menjadi aspek penting yang harus diperhatikan saat menghadapi Persijap.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ASM)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan