Laga pekan ke-27 BRI Super League 2025/26 tersebut berlangsung sangat ketat. Dewa United sempat unggul melalui Alex Martins sebelum disamakan oleh penalti David da Silva. Namun, determinasi tinggi Banten Warriors membuahkan hasil saat Alex Martins mencetak gol keduanya tepat di menit ke-90+7.
Berbicara dalam sesi Post-Match Press Conference, Ricky Kambuaya mengakui bahwa pertandingan berjalan sesuai dengan ekspektasi tinggi. Ia menyoroti bagaimana kedua tim menunjukkan kualitas taktikal yang disiplin sepanjang 90 menit.
“Menurut saya tentunya pertandingan ini berjalan baik. Malut United dan Dewa United bermain masing-masing menurut taktikal dan strategi masing-masing pada laga ini,” ujar pemain bernomor punggung 19 tersebut.
Meski ditekan oleh atmosfer Stadion Gelora Kie Raha yang riuh oleh pendukung tuan rumah, Ricky melihat timnya tetap mampu menjaga fokus pada instruksi pelatih hingga peluit akhir dibunyikan.
Sebagai pemimpin di lapangan, Ricky menyatakan rasa bangganya terhadap seluruh komponen tim. Menurutnya, kemenangan ini bukan hanya hasil kerja keras 11 pemain di lapangan, melainkan dukungan dari seluruh elemen di dalam klub.
“Saya sebagai kapten tim bangga kepada teman-teman dan seluruh elemen yang bertanggung jawab atas tim ini pada malam hari ini. Semuanya bekerja satu visi,” tuturnya.
Lebih lanjut, Kambuaya juga menegaskan bahwa faktor pembeda dalam laga ini adalah semangat kebersamaan. Ia percaya bahwa tanpa kemauan untuk saling membantu di lapangan, gol dramatis di pengujung laga tidak akan tercipta.
“Seluruh pemain menurut saya memiliki kemauan untuk bekerja keras untuk kebersamaan. Pada akhirnya, saya pikir kami berhasil dan layak untuk mendapatkan kemenangan pada malam hari ini," pungkasnya.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Dewa United untuk menjaga persaingan di papan atas klasemen, sekaligus membuktikan bahwa kematangan mental menjadi senjata ampuh mereka saat melakoni laga tandang yang sulit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News