Performa Banten Warriors yang sempat inkonsisten di paruh pertama kini berubah drastis. Riekerink bahkan meyakini, jika komposisi skuad seperti saat ini sudah terbentuk sejak awal musim, Dewa United bisa bersaing dalam perebutan gelar juara.
“Saya masih percaya bahwa kami sebenarnya bisa bersaing dalam perebutan gelar jika sejak awal musim bekerja lebih keras dan membangun skuad seperti yang kami miliki sekarang,” ujar Riekerink.
Bangkit di Putaran Kedua, Performa Melesat
Pada paruh pertama musim, Dewa United tampil kurang konsisten dan harus berkutat di papan tengah klasemen. Namun memasuki putaran kedua, performa mereka meningkat signifikan.
Kemenangan demi kemenangan mulai diraih, termasuk hasil impresif saat mencuri tiga poin dari markas Malut United usai menang 2-1. Tren positif ini menandai perubahan besar dalam permainan tim.
Transfer Pemain Jadi Titik Balik
Menurut Jan Olde Riekerink, pergerakan klub di bursa transfer paruh musim ini menjadi kunci perubahan. Kedatangan pemain baru membuat kualitas tim lebih merata, baik di starting XI maupun bangku cadangan.
“Sekarang kami punya bangku cadangan yang kuat dengan pemain berkualitas. Itu yang sebelumnya tidak kami miliki,” jelasnya.
Ia juga menekankan bahwa kompetisi internal dalam tim kini jauh lebih sehat, sehingga mendorong setiap pemain tampil maksimal.
Peluang Finis 4 Besar Masih Terbuka
Saat ini, Dewa United menempati peringkat kedelapan klasemen sementara dengan 40 poin, hanya terpaut enam angka dari posisi empat besar.
Dengan tren positif yang terus berlanjut, peluang menembus papan atas masih sangat terbuka. Ujian berikutnya akan datang saat menghadapi juara bertahan Persib Bandung pada pekan ke-28, Senin 20 April pukul 19.00 WIB.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News