Bagi Saddil, trofi juara bersama Persib bukan sekadar pencapaian klub, melainkan juga momen bersejarah dalam hidupnya sebagai pesepak bola.
“Saddil Ramdani memetik sejarah dari Kepulauan Muna, Sulawesi Tenggara. Baru Saddil Ramdani,” ujar Saddil penuh haru.
Pemain sayap Timnas Indonesia itu menjadi pesepak bola pertama dari Kepulauan Muna yang berhasil meraih gelar juara kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Persembahan untuk Sang Ibu
Di balik keberhasilan besar tersebut, Saddil mengaku sosok ibunya menjadi alasan utama dirinya terus berjuang sepanjang musim.“Pertama-tama, saya mau mengucapkan terima kasih pada ibu saya, mama saya,” kata Saddil.
Tak hanya keluarga, Saddil juga mengungkapkan sosok penting lain di ruang ganti Persib yang terus memberinya motivasi, yakni Adam Alis.
Menurut Saddil, Adam Alis menjadi salah satu pemain yang paling sering menyemangatinya untuk percaya bahwa Persib mampu meraih gelar juara musim ini.
“Dia selalu mengingatkan saya, ‘Eh, kau di sini harus juara di sini, harus kita perjuangkan di sini karena kita pasti bisa di sini dengan komposisi semua pemain seperti itu,’” ungkap Saddil.
Motivasi tersebut membuat mantan pemain Sabah FC itu semakin yakin untuk tampil maksimal bersama Maung Bandung hingga akhirnya sukses membawa Persib meraih gelar juara ketiga beruntun alias three-peat.
Persib Cetak Sejarah Three-Peat
Persib memastikan diri menjadi kampiun Super League 2025/2026 sekaligus mencatat sejarah sebagai klub pertama Indonesia yang mampu meraih tiga gelar juara liga secara beruntun.Keberhasilan itu semakin spesial karena diwarnai kontribusi besar para pemain lokal, termasuk Saddil Ramdani yang tampil konsisten sepanjang musim.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News