“Ya, pelatih kepala,” ujar Huistra singkat saat ditanya mengenai posisinya di musim depan.
Kembalinya pelatih asal Belanda tersebut di kursi kepelatihan menjadi sinyal kuat keseriusan PSS Sleman dalam menyambut kembalinya ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Tim berjuluk Super Elang Jawa tersebut berhasil promosi usai finis sebagai runner-up Pegadaian Championship 2025/2026.
Pieter Huistra sejatinya bukan sosok baru bagi PSS Sleman. Pelatih asal Belanda tersebut sebelumnya sempat menangani PSS Sleman pada Februari 2025 ketika masih berkompetisi di Liga 1 2024/2025.
Namun, pada periode pertamanya bersama PSS Sleman tidak berjalan mulus. Huistra gagal mengangkat performa tim Super Elang Jawa yang saat itu terpuruk di papan bawah klasemen dan akhirnya harus terdegradasi ke Liga 2 pada akhir musim.
Meski demikian, manajemen klub tetap memberikan kepercayaan kepada pelatih asal Belanda tersebut. Huistra bahkan tetap bertahan dan menjalani peran sebagai Direktur Teknik PSS Sleman selama kompetisi Pegadaian Championship 2025/2026 berlangsung.
Keputusan menunjuk kembali Huistra sebagai pelatih kepala menunjukkan komitmen manajemen untuk membangun tim yang lebih kompetitif di Super League musim depan.
Pengalaman Huistra dinilai menjadi modal penting bagi skuat Super Elang Jawa dalam menghadapi persaingan di level tertinggi di musim depan.
(Muhammad Zaidan Rizky)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News