Borneo FC sempat kesulitan membongkar pertahanan Yangon United pada babak pertama. Sejumlah peluang yang diperoleh Hugo Samir dan Arthur Moraes belum mampu mengubah kedudukan.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-53. Mendonca berhasil memanfaatkan situasi sepak pojok dengan menyambut sontekan Christian Lima da Silva, sesama pemain bertahan Borneo FC, untuk membawa tuan rumah unggul 1-0.
Diarra kemudian memastikan kemenangan Borneo FC melalui golnya pada menit ke-80. Gol tersebut mengunci skor 2-0 sekaligus mengantarkan Pesut Etam mengawali kiprahnya di kompetisi antarklub Asia dengan hasil positif.
Diarra Dedikasikan Kemenangan untuk Tim
Seusai pertandingan, Diarra mengungkapkan rasa syukurnya atas kemenangan yang diraih Borneo FC. Ia terlebih dahulu menyampaikan terima kasih kepada Tuhan sebelum memberikan komentarnya mengenai pertandingan.
"Sebelum saya mulai, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Tuhan atas segalanya," ujar Diarra pada sesi konfrensi pers usai pertandingan.
Meski mencetak gol yang memastikan kemenangan, Diarra tidak ingin menonjolkan pencapaian pribadinya. Ia memilih memberikan apresiasi kepada seluruh elemen klub, termasuk pelatih, rekan setim, dan staf ofisial yang berkontribusi terhadap hasil tersebut.
"Saya sebenarnya tidak begitu suka berbicara tentang diri saya sendiri. Saya pikir saya harus berbicara tentang tim, karena kami memiliki tim yang sangat bagus," tegas Diarra.
Diarra juga meminta para suporter dan pencinta sepak bola untuk terus memberikan dukungan serta bersabar terhadap proses yang dijalani tim. Ia optimistis kerja keras Borneo FC akan menghasilkan lebih banyak kemenangan di kompetisi Asia.
"Jadi, orang-orang hanya perlu bersabar dan Insyaallah, hasil-hasil positif akan datang," tutupnya.
Kemenangan atas Yangon United memperpanjang catatan positif Borneo FC di kompetisi antarklub Asia. Sebelumnya, Pesut Etam mampu menahan imbang Buriram United dalam ajang Shopee Cup.
Tambahan tiga poin dari laga perdana tersebut membawa Borneo FC ke puncak klasemen sementara Grup D. Persaingan di grup ini juga melibatkan Tainan City setelah wakil Filipina, One Taguig, mengundurkan diri sebelum turnamen dimulai.
Mauro Jeronimo Turut Beri Apresiasi
Pelatih Borneo FC, Mauro Jeronimo, mengapresiasi penampilan anak asuhnya yang mampu mengamankan kemenangan meski harus menghadapi jadwal padat dan perjalanan panjang. Menurutnya, tim pelatih bekerja keras sepanjang pekan untuk memulihkan kondisi fisik para pemain.
"Saya pikir kami menjalani pertandingan yang bagus," ujar Mauro selepas laga dikutip dari laman resmi I.League.
Ia menjelaskan, perjalanan yang ditempuh tim memakan waktu lebih dari 60 jam. Situasi tersebut menjadi tantangan tersendiri karena Borneo FC harus menjalani dua pertandingan dalam rentang waktu yang berdekatan.
"Kami tahu dalam waktu singkat ini kami bermain. Kami melakukan perjalanan lebih dari 60 jam total, saya rasa. Dan kami harus bekerja dengan baik minggu ini untuk memulihkan kondisi para pemain dengan baik, karena kami tahu minggu ini kami akan menjalani dua pertandingan," tambahnya.
Meski menghadapi kendala fisik, Mauro menilai para pemain mampu menunjukkan respons positif. Ia memuji fokus dan usaha maksimal skuadnya hingga berhasil mengamankan kemenangan perdana di AFC Challenge League musim ini.
"Saya pikir para pemain memberikan respons yang baik. Saya pikir mereka fokus, mereka mencoba segalanya. Saya pikir hari ini mereka memberikan 200 persen. Dan kemenangan ini datang karena kami memang layak mendapatkannya," ucapnya lagi.
Hasil ini menjadi modal penting bagi Borneo FC untuk melanjutkan perjuangan di Grup D. Kerja sama tim dan kemampuan menjaga kondisi fisik akan menjadi faktor penting bagi Pesut Etam dalam menghadapi pertandingan berikutnya di kompetisi Asia.
(Muhammad Zaidan Rizky)