Berdasarkan keterangan resmi klub, masa libur tersebut berlangsung mulai 13 hingga 22 Maret 2026. Kebijakan ini diambil agar para pemain, khususnya yang beragama Islam, dapat merayakan momen Idulfitri bersama keluarga.
Manajer Persik Kediri, Syahid Nur Ichsan, menjelaskan bahwa selama periode tersebut aktivitas latihan bersama tim ditiadakan. Ia menegaskan, keputusan ini juga mempertimbangkan tradisi Lebaran di Indonesia yang identik dengan momen berkumpul dan bersilaturahmi.
“Latihan bersama tim mulai 13 hingga 22 Maret ditiadakan. Kami memberikan libur agar pemain bisa merayakan Hari Raya Idulfitri bersama keluarga,” ujar Syahid.
Meski mendapat waktu istirahat, para pemain tidak sepenuhnya bebas dari aktivitas fisik. Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina Torres, telah menyiapkan program latihan individu yang wajib dijalankan setiap hari selama masa libur.
Baca Juga :
Persija Libur Lebaran! Mauricio Souza Beri Waktu Skuat Macan Kemayoran Rayakan Idulfitri
“Program latihan individu sudah disiapkan pelatih. Pemain tetap harus menjalankannya agar kondisi fisik tetap terjaga,” lanjut Syahid.
Sementara itu, Pelatih asal Spanyol tersebut menilai bahwa libur lebaran ini tidak hanya penting untuk pemulihan fisik, tetapi juga penting untuk mengembalikan kondisi mental pemain setelah menjalani jadwal kompetisi yang padat.
Ia berharap para pemain dapat kembali dengan motivasi dan fokus yang lebih baik untuk menghadapi sisa pertandingan musim ini.
“Ini penting untuk pemulihan fisik dan mental. Setelah libur, kami akan kembali fokus dan berjuang meraih hasil terbaik hingga akhir musim,” ujar Marcos.
(Muhammad Zaidan Rizky)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News