Momen ini disambut optimisme Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, yang melihatnya sebagai panggung ideal untuk menguji kekuatan baru Timnas Indonesia di bawah arahan pelatih anyar, John Herdman.
Turnamen yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) ini tidak hanya akan menampilkan Skuat Garuda, tetapi juga tiga negara dari konfederasi yang berbeda: Bulgaria (UEFA), Kepulauan Solomon (OFC), dan St. Kitts and Nevis (CONCACAF).
Kehadiran tim-tim dengan latar belakang sepak bola yang beragam ini dipandang Erick Thohir sebagai kesempatan emas. "Ajang ini tak hanya menjadi uji coba yang baik bagi pelatih baru, John Herdman, tapi juga kesempatan bagi para pemain Timnas untuk menjajal kemampuan dan gaya bermain berbeda dari konfederasi berbeda," ujar Erick Thohir di Jakarta, Senin (23/2/2026).
Ia menambahkan bahwa FIFA Series adalah ajang yang sangat tepat untuk uji coba karena Timnas akan langsung dihadapkan pada dua gaya permainan yang kontras.
Pertandingan pertama Indonesia pada 27 Maret 2026 akan menjadi ujian sesungguhnya. Skuat Garuda dijadwalkan melawan St. Kitts and Nevis, salah satu negara dari konfederasi CONCACAF.
Erick Thohir menyoroti karakteristik unik lawan perdana ini. "Di pertandingan pertama, Indonesia akan melawan St. Kitts and Nevis (CONCACAF), yang merupakan bekas koloni Inggris. Gaya main mereka banyak mengadopsi British football style, dan juga mengandalkan counter attack," jelas Erick.
Ini akan menjadi tantangan taktis perdana bagi John Herdman untuk meracik strategi yang mampu meredam kecepatan dan efisiensi permainan lawan.
Jika berhasil melewati hadangan pertama, tantangan berikutnya tidak kalah berat. Pemenang dari laga ini akan berhadapan dengan pemenang dari duel antara Bulgaria dan Kepulauan Solomon. Kedua tim ini menawarkan gaya bermain yang sangat berbeda, memberikan Skuad Garuda pengalaman berharga.
Mulai dari Kepulauan Solomon yang terkenal dengan pemain-pemain teknis dan skillful berkat pengaruh kuat futsal dan sepak bola jalanan. Di sisi lain, Bulgaria merepresentasikan kekuatan sepak bola Eropa Timur yang pragmatis, sangat disiplin dalam bertahan, dan berbahaya saat memanfaatkan momen individu.
Pada akhirnya, Erick Thohir berharap turnamen ini menjadi fondasi penting bagi era baru Timnas Indonesia. Dengan pelatih baru dan tantangan dari tiga benua yang berbeda, FIFA Series 2026 diharapkan dapat menjadi katalisator untuk membangun kembali kekuatan Skuad Garuda di panggung internasional.
"Saya berharap, Timnas di era pelatih baru ini bisa memanfaatkan ajang ini untuk membangun kembali kekuatan Timnas," ungkap Erick.
Jadwal lengkap FIFA Series 2026 di Indonesia:
Jumat, 27 Maret 2026:Indonesia vs Saint Kitts dan Nevis
Pukul 20.00 WIB
Bulgaria vs Kepulauan Solomon
Pukul 15.30 WIB
Senin, 30 Maret 2026:
Perebutan tempat ketiga
Pukul 15.30 WIB
Final FIFA Series 2026
Pukul 20.00 WIB
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News