Kemenangan ini menjadi momen bersejarah bagi The Vikings”modern yang untuk pertama kalinya mampu melangkah lebih jauh di fase gugur Piala Dunia setelah puluhan tahun menunggu terobosan di level tertinggi sepak bola dunia.
Haaland: “Sejarah ini, Rasanya Tidak Masuk Akal”
Erling Haaland kembali menjadi pembeda di saat paling krusial. Meski dikunci ketat oleh lini belakang Pantai Gading sepanjang laga, striker berusia 25 tahun itu hanya membutuhkan satu momen untuk mengubah jalannya pertandingan.
Usai laga, Haaland mengaku masih sulit percaya dengan pencapaian timnya.
“Sejarah ini, rasanya tidak masuk akal,” ujar Haaland seusai laga seperti dilansir FIFA.
“Kami lolos ke Piala Dunia setelah 28 tahun, lalu lolos dari fase grup, dan sekarang kami melaju ke babak berikutnya untuk menghadapi Brasil. Ini luar biasa, semuanya terasa seperti bonus. Kami hanya ingin menikmati momen ini,” tambahnya.
Pernyataan tersebut menggambarkan perubahan mentalitas Norwegia, yang kini bermain tanpa beban di panggung terbesar dunia.
Patrick Berg: Haaland Selalu Jadi Pembeda
Sementara itu, gelandang timnas Norwegia, Patrick Berg, menegaskan bahwa kontribusi Haaland memang tidak terlalu terlihat di sepanjang pertandingan, tetapi selalu menentukan hasil akhir.
“Dia bisa seperti tidak terlihat sepanjang pertandingan, tetapi saat momen datang, dia selalu berada di tempat yang tepat. Dia striker kelas dunia, dan kami sangat beruntung memilikinya,” ujar Berg.
Pantai Gading sendiri sempat memberikan perlawanan sengit. Setelah tertinggal lewat gol Antonio Nusa, mereka bangkit dan menyamakan kedudukan melalui Amad Diallo pada menit ke-74. Namun, Norwegia tetap mampu menjaga ketenangan hingga akhirnya Haaland memastikan kemenangan pada menit-menit akhir.
Solbakken: Mental Jadi Pembeda di Laga Ketat
Pelatih Norwegia, Stale Solbakken, menilai pertandingan berlangsung sangat seimbang dan ditentukan oleh detail kecil di momen krusial.
“Ini pertandingan yang sangat ketat. Tapi kami menyelesaikan laga dengan lebih baik dan mampu bangkit setelah gol penyeimbang mereka. Kami mungkin sedikit lebih baik secara keseluruhan, meski Pantai Gading pantas mendapat apresiasi besar,” kata Solbakken.
Solbakken juga menekankan arti historis kemenangan ini bagi sepak bola Norwegia.
“Ini pertama kalinya Norwegia menang di fase knockout Piala Dunia. Sekarang kami bisa sedikit beristirahat dan bersiap menghadapi Brasil,” pungkasnya.
Laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Brasil vs Norwegia dijadwalkan berlangsung di New York/New Jersey Stadium, Amerika Serikat, Senin 6 Juli pukul 03.00 WIB. Sebelumnya, Brasil sukses melewati babak 32 besar setelah menang 2-1 atas Jepang. (fifa.com)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda