Argentina dijadwalkan menghadapi Benin dalam laga persahabatan di Stadion Monumental Buenos Aires pada 6 Oktober. Pertandingan tersebut berpotensi menjadi momen Messi mengenakan seragam Argentina untuk terakhir kalinya setelah mengumumkan rencana mengakhiri karier internasional pada akhir Agustus.
Messi telah menjalani perjalanan panjang bersama Tim Tango selama lebih dari dua dekade. Penyerang berusia 39 tahun itu turut membawa Argentina meraih sejumlah gelar bergengsi, termasuk Piala Dunia 2022 serta dua trofi Copa America pada 2021 dan 2024.
Scaloni mengatakan Messi layak mendapatkan kesempatan untuk mengucapkan salam perpisahan di hadapan publik Argentina. Ia bahkan mengaku telah berupaya agar Messi dapat tampil dalam pertandingan tersebut.
"Saya percaya bahwa pemain seperti dia pantas mendapatkan itu," kata Scaloni dikutip dari ESPN dalam konferensi pers, Kamis.
"Dan saya secara pribadi telah memberikan kontribusi saya karena saya ingin hadir di acara perpisahannya. Dan karena hari ini saya tidak tahu apakah saya akan tersedia nanti, kami telah berupaya agar dia bisa bermain di pertandingan ini," lanjutnya.
Scaloni Nilai Sekarang Momen yang Tepat
Scaloni memahami kondisi yang tengah dialami Messi. Namun, ia menilai legenda Barceona itu tetap memiliki keinginan untuk datang dan mengucapkan selamat tinggal kepada orang-orang terdekat serta para pendukung yang selama ini memberikan cinta kepadanya.
"Kami tahu semua yang sedang dia alami, namun dia tetap bersemangat dan berusaha untuk datang dan mengucapkan selamat tinggal kepada orang-orang terdekatnya, kepada orang-orang yang sangat mencintainya," ujar Scaloni.
Menurut Scaloni, penghormatan kepada Messi sebaiknya diberikan saat ini. Ia menilai momen tersebut akan terasa berbeda jika dilakukan pada waktu yang lebih lama setelah Messi benar-benar meninggalkan tim nasional.
"Dan saya pikir jika ada penghormatan yang perlu diberikan, itu harus dilakukan sekarang, karena nanti, keajaibannya mungkin tidak akan sama. Dan saya percaya sekaranglah saatnya baginya untuk merasakan cinta itu dari semua orang," katanya.
Scaloni Kenang Pengalaman Melatih Messi
Scaloni juga mengungkapkan rasa bangganya pernah menjadi pelatih Messi. Ia menyebut kesempatan tersebut sebagai pengalaman luar biasa dalam perjalanan kariernya.
"Bagi saya, bisa melatihnya adalah pengalaman yang luar biasa. Itu seperti mimpi. Saya sudah mengatakan itu padanya, dan akan saya katakan seumur hidup saya. Tidak akan pernah ada orang seperti dia," ucap Scaloni.
Pelatih Argentina itu turut menyoroti pengaruh Messi yang tidak terbatas pada performanya di lapangan. Menurutnya, Messi memiliki karakter dan pengaruh yang membuat sosoknya sulit tergantikan.
"Sangat jarang ada pemain seperti itu, bukan hanya karena apa yang dia lakukan di lapangan, tetapi juga karena semua yang dia sampaikan di luar lapangan. Mari kita nikmati ini," tutup Scaloni.
(Muhammad Zaidan Rizky)