Dilansir dari The Athletic, tumbuhan ini memiliki tinggi sekitar 1,5 meter dan mampu bertahan hidup di lereng berbatu dan kering. Salvia messii ditemukan pada ketinggian 2.000 hingga 2.400 meter di atas permukaan laut.
Bunga Salvia messii memiliki warna biru muda dan putih yang menyerupai warna seragam tim nasional Argentina. Penamaan tersebut mengikuti kaidah internasional tata nama botani dalam bahasa Latin.
Penambahan huruf i di akhir nama menunjukkan penghormatan kepada seseorang. Dengan demikian, nama Salvia messii merujuk pada Lionel Messi.
Salvia Mesii Jadi Tumbuhan yang Hampir Punah
Salvia messii termasuk dalam keluarga tumbuhan Lamiaceae atau keluarga mint. Meski mampu bertahan di lingkungan ekstrem, spesies ini dikategorikan terancam punah.
Ancaman utama terhadap kelangsungan hidup tumbuhan endemik tersebut berasal dari perubahan iklim global dan kebakaran hutan yang marak terjadi di kawasan pegunungan.
Baca Juga :
Paz Dianggap Layak jadi Pewaris Nomor 10 Messi
Penelitian ini dipimpin Paul Gonzales dari Museum Sejarah Alam Universitas Nasional San Marcos. Ia bekerja bersama peneliti asal Argentina, Rolando Uria, serta ahli biologi Jean Capcha-Ramos dari lembaga konservasi Huarango Nature.
Sebelum Messi, ada Vozinha dan Keylor Navas
Penamaan spesies berdasarkan tokoh olahraga bukan kali pertama terjadi dalam dunia taksonomi. Pada tahun ini, nama kiper veteran asal Tanjung Verde, Vozinha, juga diabadikan sebagai nama spesies moluska laut baru oleh peneliti Spanyol, Jesus Ortea.
Profesor Biologi Hewan dan Zoologi di Universitas Oviedo itu sebelumnya pernah melakukan hal serupa. Pada 2019, Ortea menamai spesies siput laut berukuran kecil dengan nama Keylor Navas, mantan penjaga gawang Real Madrid.
Lionel Messi saat ini memperkuat Inter Miami di Major League Soccer (MLS). Pemain berusia 39 tahun itu juga baru saja resmi pensiun dari Timnas Argentina, yang dijuluki Albiceleste.
Peraih dua gelar Copa America dan juara Piala Dunia 2022 itu terus menambah catatan prestasinya, baik di lapangan sepak bola maupun melalui penamaan spesies dalam dunia ilmu pengetahuan alam.
(Ahmad Raul)