Seperti dilansir Antara dari laman resmi klub, AS Monaco mengonfirmasi bahwa Ansu Fati telah menandatangani kontrak berdurasi empat tahun hingga Juni 2030.
Transfer ini menjadi kelanjutan dari masa peminjaman Fati selama musim 2025/2026, di mana ia tampil konsisten dan menjadi salah satu pemain kunci lini serang Monaco.
Performa Gemilang di Masa Peminjaman Jadi Kunci Transfer
Selama satu musim membela AS Monaco, Ansu Fati tampil dalam 30 pertandingan di berbagai kompetisi. Ia berhasil mencetak 12 gol dan menjadi pencetak gol kedua terbanyak klub pada musim 2025/2026.
Kontribusinya tidak hanya terlihat dari statistik gol. Fati juga beberapa kali menjadi pembeda dalam pertandingan penting Ligue 1.
Ia tercatat meraih penghargaan pemain terbaik dalam tiga pertandingan berbeda dan mencetak dua gol penting saat menghadapi OGC Nice, salah satu rival kuat Monaco di liga domestik.
Performa tersebut membuat manajemen klub yakin untuk mempermanenkan statusnya di skuad utama.
Kebangkitan Karier Setelah Masa Sulit Cedera
Ansu Fati sempat dipandang sebagai salah satu talenta paling menjanjikan yang lahir dari akademi Barcelona. Namun, perjalanan kariernya sempat terganggu oleh cedera berulang dalam beberapa musim terakhir.
Kondisi tersebut membuatnya kesulitan mendapatkan menit bermain reguler di Camp Nou. Ia kemudian dipinjamkan ke Brighton & Hove Albion sebelum akhirnya melanjutkan karier di AS Monaco.
Di Prancis, Fati mulai kembali menemukan ritme permainan terbaiknya. Stabilitas fisik dan kepercayaan dari pelatih menjadi faktor penting dalam kebangkitannya.
Barcelona Kehilangan Talenta, Monaco Bangun Proyek Jangka Panjang
Ansu Fati memulai perjalanan sepak bolanya di akademi Sevilla sebelum bergabung dengan Barcelona pada 2012. Ia kemudian menembus tim utama pada 2020 dan sempat digadang sebagai penerus generasi emas klub.
Namun, setelah tiga tahun bersama tim utama Barcelona, kariernya tidak berkembang sesuai ekspektasi akibat masalah kebugaran.
Kini, dengan status permanen di AS Monaco, Fati memasuki babak baru dalam karier profesionalnya. Monaco melihatnya sebagai bagian penting dari proyek jangka panjang untuk bersaing di level tertinggi Ligue 1 dan kompetisi Eropa.
Harapan Baru di Ligue 1
Dengan kontrak hingga 2030, AS Monaco berharap Ansu Fati dapat kembali mencapai potensi terbaiknya dan menjadi salah satu pilar utama lini serang klub dalam beberapa musim ke depan.
Bagi Fati, kepindahan ini menjadi peluang penting untuk menghidupkan kembali kariernya di level elite Eropa setelah periode sulit di Spanyol dan Inggris.
Monaco kini menjadi panggung baru bagi pemain yang pernah disebut sebagai salah satu prospek terbesar sepak bola dunia.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda