Messi resmi mengakhiri karier internasionalnya setelah tampil dalam laga perpisahan Argentina melawan Benin di Estadio Monumental, Buenos Aires, Rabu (7/10/2026) pagi WIB.
Argentina menang 3-0 dalam pertandingan tersebut. Messi menutup perjalanan 21 tahunnya bersama La Albiceleste dengan mencetak satu gol melalui penalti dan menyumbang dua assist.
Perpisahan tersebut kemudian mendapat perhatian dari berbagai penjuru dunia, termasuk Modric. Gelandang Kroasia yang kini memperkuat AC Milan itu mengaku sedih melihat Messi menutup karier internasional.
Modric Akui Messi Lawan Berat
Modric berbicara mengenai Messi setelah pertandingan Kroasia melawan Spanyol. Ia ditanya mengenai keputusan Messi mengakhiri kiprahnya bersama Argentina.
Pemain berusia 41 tahun tersebut langsung memberikan pujian tinggi kepada rival lamanya.
"Sayang sekali dia pensiun, tetapi itu keputusannya dan kami harus menghormatinya," kata Modric seperti dikutip Cadena SER.
Menurut Modric, Messi telah mencapai sesuatu yang luar biasa bersama Argentina. Salah satu pencapaian terbesar tersebut tentu saja gelar Piala Dunia 2022 yang selama bertahun-tahun menjadi impian sang megabintang.
"Dia telah melakukan sesuatu yang besar bersama tim nasionalnya, memenangkan Piala Dunia yang sangat dia inginkan. Dia adalah salah satu pemain terbaik di dunia," ujar Modric.
Namun, Modric juga tidak melupakan pengalamannya ketika harus berhadapan langsung dengan Messi.
"Merupakan suatu kehormatan bisa melihatnya bermain, meskipun saya sangat menderita melawannya, baik saat membela Kroasia maupun Real Madrid," kata Modric.
"Merupakan suatu kehormatan melihatnya bermain karena dia adalah pemain yang unik. Saya mendoakan yang terbaik untuknya," lanjutnya.
Rivalitas Panjang Modric dan Messi
Komentar Modric terasa menarik karena keduanya memiliki sejarah rivalitas yang panjang.
Modric merupakan bagian penting Real Madrid ketika Messi masih menjadi bintang utama Barcelona. Persaingan keduanya turut mewarnai salah satu era paling sengit dalam sejarah El Clasico.
Keduanya juga beberapa kali bertemu di level internasional. Salah satu pertemuan paling berkesan terjadi pada semifinal Piala Dunia 2022 ketika Argentina mengalahkan Kroasia 3-0.
Baca juga: Messi Pensiun, Scaloni tak Kuasa Bendung Air Mata
Messi mencetak satu gol dan memberikan satu assist dalam pertandingan tersebut untuk mengantarkan Argentina ke final. La Albiceleste kemudian mengalahkan Prancis melalui adu penalti di final dan Messi akhirnya mengangkat trofi Piala Dunia yang selama bertahun-tahun ia kejar.
Goal mencatat Modric telah menghadapi Messi sebanyak 27 kali di level klub dan internasional. Dari pertemuan tersebut, Modric meraih 10 kemenangan, lima hasil imbang, dan menelan 12 kekalahan.
Messi Tutup Karier Argentina dengan Sempurna
Messi meninggalkan Timnas Argentina dengan status sebagai pemegang rekor penampilan dan gol terbanyak negaranya.
Dalam laga terakhir melawan Benin, ia kembali menunjukkan kualitasnya dengan mencetak satu gol dan membuat dua assist. Lebih dari 85 ribu penonton memenuhi Monumental untuk menyaksikan langsung momen bersejarah tersebut.
FIFA mencatat Messi mengakhiri karier internasionalnya setelah 21 tahun membela Argentina. Dalam periode tersebut, ia membantu negaranya meraih gelar Copa América, Finalissima, dan yang paling prestisius, Piala Dunia 2022.
Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) juga memberikan penghormatan khusus kepada Messi. Federasi menyebut warisan Messi tidak hanya tercermin dari trofi dan rekor, tetapi juga dari hubungan yang terbangun antara sang kapten dan masyarakat Argentina.
Kini, rivalitas panjang Messi dan Modric di lapangan pun memasuki babak akhir. Modric masih melanjutkan karier klub bersama AC Milan, sedangkan Messi akan fokus bersama Inter Miami setelah menutup lembaran internasionalnya.