Pelatih Timnas Argentina itu mengaku tak pernah membayangkan dirinya mendapat kesempatan untuk mendampingi Messi dalam perjalanan panjang bersama La Albiceleste. “Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan," kata Scaloni.
"Saya tidak pernah menyangka akan menjadi pelatih pesepak bola terbaik dalam sejarah. Kami akan selalu berterima kasih kepadanya karena telah memberi kami kesempatan untuk bersamanya,” ujarnya.
Scaloni Tak Kuasa Menahan Air Mata
Bagi Scaloni, sosok Messi bukan sekadar pemain penting di dalam skuad Argentina. Kehadiran sang kapten memberikan sesuatu yang menurutnya tidak bisa ditemukan pada pemain lain.Scaloni bahkan mengakui bahwa membayangkan Argentina tanpa Messi membuatnya merasa sedih. “Air mata ini muncul karena begitu banyak hal yang terlintas di kepala saya. Tidak melihatnya lagi akan terasa menyedihkan,” tuturnya.
Argentina kini mulai mempersiapkan generasi baru. Sejumlah pemain muda mendapat kesempatan untuk menjadi bagian dari perjalanan La Albiceleste. Namun, Scaloni menilai kehilangan Messi tetap akan meninggalkan ruang yang sangat besar.
“Kami sekarang bekerja dengan para pemain muda, dan perjalanan ini terus berlanjut, tetapi perasaan memiliki dia di pihak kami adalah sesuatu yang tidak ada bandingannya. Saya belum pernah melihat aura seperti itu dalam diri siapa pun sepanjang hidup saya,” imbuh Scaloni.
Lionel Messi Disebut Tak Tergantikan
Selama bertahun-tahun, Messi menjadi pusat permainan Argentina. Kemampuannya menciptakan peluang, mencetak gol, sekaligus membuka ruang bagi rekan-rekannya membuat kehadiran La Pulga memiliki pengaruh besar terhadap permainan tim. Scaloni pun menggambarkan kejeniusan Messi sebagai sesuatu yang sulit ditemukan kembali dalam sepak bola. “Pemain yang mampu membuka jalan bagi permainan dengan kejeniusannya itu, sekarang sudah tidak lagi bersama kami,” tambahnya.Argentina Harus Belajar Bermain Tanpa Messi
Meski mengakui sulitnya menggantikan Messi, Scaloni tidak ingin Argentina bergantung kepada satu pemain. Menurutnya, satu-satunya cara menghadapi absennya Messi adalah membangun tim yang solid dan membuat setiap pemain memiliki peran penting.“Satu-satunya cara untuk mengimbangi ketidakhadirannya adalah dengan memiliki tim yang hebat, di mana setiap orang memberikan kontribusinya. Kami memang memiliki tim yang mampu meraih banyak hal bersama-sama,” lanjut Scaloni.
Pesan tersebut sekaligus menunjukkan arah baru Timnas Argentina. Setelah bertahun-tahun menjadikan Messi sebagai figur sentral, generasi berikutnya dituntut untuk meneruskan standar tinggi yang telah dibangun bersama sang kapten.
Warisan Lionel Messi untuk Timnas Argentina
Bagi Scaloni, kontribusi Messi tidak hanya diukur melalui gol, assist, atau trofi. Warisan yang ditinggalkan pemain berjuluk La Pulga itu jauh lebih besar.Kehadirannya telah menjadi bagian penting dari perjalanan Argentina dalam meraih berbagai pencapaian besar. Karena itu, ketika waktunya tiba bagi Messi untuk meninggalkan panggung internasional, Argentina akan kehilangan sosok yang memiliki pengaruh luar biasa.
“Tidak akan pernah ada pemain seperti dia di atas lapangan. Warisan yang ia tinggalkan sungguh luar biasa,” tutup Scaloni.