Pertandingan pembuka yang sarat gengsi ini akan digelar di Stadion Azteca, Mexico City. Pencinta sepak bola tanah air bisa menyaksikan laga sengit ini pada Jumat (12/6) dini hari pukul 02.00 WIB.
Misi Mustahil Bafana Bafana Tumbangkan Tuan Rumah di Azteca
Bermain di hadapan puluhan ribu pendukung fanatik Meksiko tentu menjadi tekanan mental tersendiri bagi Afrika Selatan. Hugo Broos menyadari betul skala tantangan yang dihadapi oleh timnya di stadion legendaris tersebut.
"Ini akan menjadi pertandingan yang sangat berat. Kami harus tampil di level terbaik dan juga membutuhkan sedikit keberuntungan," ujar Broos sebagaimana dikutip dari laman resmi sepak bola Afrika Selatan seperti dilansir Antara.
Dejavu Piala Dunia 2010 dan Memori Gol Ikonik Tshabalala
Pertemuan ini menjadi momen rematch yang membangkitkan memori lama. Laga ini merupakan ulangan dari pertandingan pembuka Piala Dunia 2010 silam. Kala itu, Afrika Selatan yang bertindak sebagai tuan rumah harus puas bermain imbang 1-1 melawan Meksiko di Stadion Soccer City, Johannesburg.
Momen 16 tahun lalu itu menjadi satu-satunya bentrokan kedua tim di panggung Piala Dunia FIFA. Gol spektakuler Siphiwe Tshabalala sempat membawa Afrika Selatan unggul lebih dulu, sebelum akhirnya disamakan oleh legenda hidup Meksiko, Rafael Marquez.
Hingga hari ini, laga tersebut tetap membekas di hati pencinta sepak bola dunia, terutama karena atmosfer luar biasa di stadion dan selebrasi tarian ikonik Tshabalala bersama rekan-rekannya.
Akhiri Puasa Panjang dan Singkirkan Nigeria di Kualifikasi
Piala Dunia 2026 yang digelar di tiga negara—Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko—menjadi penampilan keempat Afrika Selatan sepanjang sejarah setelah edisi 1998, 2002, dan 2010.
Langkah Bafana Bafana menuju putaran final kali ini terbilang sangat impresif. Mereka sukses mengunci tiket ke Piala Dunia 2026 setelah keluar sebagai juara Grup C di babak kualifikasi dengan raihan 18 poin.
Afrika Selatan unggul tipis satu poin di atas raksasa Benua Hitam, Nigeria, yang secara mengejutkan gagal lolos setelah kalah adu penalti dari Republik Demokratik Kongo di babak playoff.
Hugo Broos Garansi Afrika Selatan Bakal Tarung Habis-habisan
Meski berstatus sebagai tim yang sudah lama absen dari panggung tertinggi sepak bola dunia, Hugo Broos memastikan timnya tidak akan gentar. Pelatih berpengalaman berusia 74 tahun tersebut menggaransi bahwa anak asuhnya siap memberikan perlawanan sengit demi merusak pesta publik tuan rumah.
"Saya bisa pastikan tim saya siap dan akan berjuang selama 90 menit. Setelah itu, kita lihat hasil akhirnya bagaimana," pungkas Broos penuh optimisme.
*Halo sobat Medcom, buat kalian yang suka nonton bola dan nebak skor pertandingan, yuk ikutan lomba tebak skor Medcom.id yang akan hadir setiap hari dari fase grup hingga final Piala Dunia 2026. Nah, kita udah siapin hadiah menarik senilai jutaan rupiah buat kalian yang paling banyak menebak skor pertandingan dengan benar. So, tunggu apa lagi, yuk, daftar di sini.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda