Emil Audero menjadi salah satu pemain kunci dalam kemenangan Indonesia atas Oman. Kiper berusia 29 tahun itu menggagalkan sejumlah peluang berbahaya lawan sepanjang pertandingan.
Momen paling menentukan terjadi pada babak pertama ketika Audero berhasil menepis tendangan penalti Hatem Sultan, sehingga menjaga keunggulan Timnas Indonesia.
Audero Puji Solidnya Lini Pertahanan
Dalam konferensi pers usai pertandingan, Audero memilih bersikap rendah hati meski tampil gemilang dan dinobatkan sebagai pemain terbaik. Ia justru memberikan apresiasi kepada rekan-rekannya di lini pertahanan.
“Tugas seorang penjaga gawang adalah menjaga tingkat konsentrasi tetap tinggi, terutama untuk membantu rekan setim Anda,” kata Audero.
Secara khusus, Audero menyoroti peran Elkan Baggott yang sigap mengamankan bola liar setelah dirinya menepis penalti Hatem Al-Rushadi, sehingga gawang Indonesia tetap aman.
“Penting bagi saya untuk bisa membantu mereka, dan mereka juga telah membantu saya dalam banyak kesempatan,” lanjutnya.
“Memiliki rekan setim yang bagus di sekitar kita adalah hal yang sangat krusial dalam menjalankan tugas ini,” jelasnya.
Kehilangan Idzes Tak Goyahkan Timnas
Selain membahas jalannya pertandingan, Emil Audero juga menanggapi pertanyaan soal absennya Jay Idzes. Bek tersebut harus menepi karena menjalani pemulihan cedera serius usai membela Sassuolo melawan AC Milan pada awal Mei 2026.
Audero mengakui bahwa absennya Idzes menjadi kehilangan bagi tim. Namun, ia menilai Timnas Indonesia tetap memiliki kedalaman skuad yang baik sehingga setiap pemain mampu mengisi peran yang ditinggalkan.
“Jay Idzes? Dia pemain yang sangat bagus. Sayang, dia tidak bisa di sini bersama kami saat ini. Dia pemain penting dan kapten kami. Semua orang berharap dia segera pulih,” ujarnya.
“Kalau dia tidak ada di sini, kami tetap bisa mengandalkan pemain lain. Semua pemain akan selalu memberikan usaha maksimal di lapangan. Kami harus saling mengandalkan,” pungkas Audero.
(Ahmad Raul)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News