Terlalu Cepat Puas
Guehi mengungkapkan rasa frustrasinya secara blak-blakan dengan taktik yang diterapkan Thomas Tuchel. Ia menilai bahwa Inggris kehilangan momentum akibat terlalu cepat puas dan memilih untuk mundur ke area pertahanan sendiri setelah mencetak gol."Ketika kami unggul, kami cuma mencoba untuk mempertahankan keunggulan, yang di level ini tidak cukup baik. Jadi saya sangat kecewa," kata Guehi kepada The Sun.
Baca juga: Gagal Bawa Inggris ke Final Piala Dunia, FA Tetap Pertahankan Tuchel hingga 2028
Kecewa dengan Parkir Bus
Pemain berusia 25 tahun itu menegaskan bahwa filosofi bermain bertahan setelah unggul justru menjadi bumerang. Di kompetisi seketat ini, membiarkan lawan menguasai permainan adalah keputusan yang sangat berisiko."Kami harusnya terus berusaha, kami harusnya tetap berusaha mencetak gol. Setelah mencetak gol, kami malah bermain bertahan dan bermain lebih rapat," ujarnya.
"Saya tidak tahu, sulit untuk memikirkan masa depan setelah kekecewaan ini. Saat ini, saya hanya merasakan kekecewaan besar, itu saja," tutupnya.
Halo sobat Medcom, buat kalian yang suka nonton bola dan nebak skor pertandingan, yuk ikutan lomba tebak skor Medcom.id yang akan hadir setiap hari dari fase grup hingga final. Nah, kita udah siapin hadiah menarik senilai jutaan rupiah buat kalian yang paling banyak menebak skor pertandingan dengan benar. So, tunggu apa lagi, yuk, daftar di sini.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda