Pelatih Timnas Jepang Hajime Moriyasu. (Foto: ARIC BECKER / AFP)
Pelatih Timnas Jepang Hajime Moriyasu. (Foto: ARIC BECKER / AFP)

Piala Dunia 2026

Moriyasu tetap Bangga dengan Hasil Imbang Jepang Lawan Belanda

Kautsar Halim • 15 Juni 2026 12:05
Ringkasnya gini..
  • Jepang menahan imbang Belanda 2-2 pada laga perdana Grup F Piala Dunia 2026 berkat gol Daichi Kamada pada menit ke-89.
  • Hajime Moriyasu mengaku kecewa gagal meraih kemenangan, tetapi bangga dengan mentalitas dan daya juang para pemainnya.
  • Hasil ini membuat Jepang dan Belanda sama-sama mengoleksi satu poin serta menjaga peluang lolos ke fase gugur tetap terbuka.
Jakarta: Pelatih Timnas Jepang Hajime Moriyasu tak bisa menutupi rasa kecewa atas kegagalan menang skuadnya dari Belanda pada laga pembuka Grup F Piala Dunia 2026, Senin (15/6) dini hari WIB. Namun, dia tetap mengapresiasi perjuangan para pemainnya karena berhasil bangkit untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
 
Menurut Moriyasu, hasil imbang tersebut menunjukkan karakter kuat timnya yang tidak pernah menyerah meski berada dalam tekanan sepanjang pertandingan.
 
"Saya kecewa karena kami gagal meraih kemenangan. Namun, meskipun dua kali tertinggal, para pemain tidak pernah menyerah dan berjuang keras bersama sebagai sebuah tim," kata Moriyasu seusai laga seperti dilansir Antara dari laman resmi FIFA.
 

Jepang Bangkit Dua Kali dari Ketertinggalan


Belanda yang memang lebih diunggulkan sempat dua kali berada di atas angin dalam laga tersebut. Mereka mampu mencetak gol lebih dulu lewat tandukan Virgil van Dijk dan merestorasi keunggulan menjadi 2-1 lewat Crysencio Summerville.

Namun, Jepang menunjukkan mentalitas yang selama beberapa tahun terakhir menjadi identitas mereka di panggung internasional. Keito Nakamura sukses mencetak gol penyeimbang 1-1 pada menit ke-57, sebelum akhirnya Daichi Kamada menyelamatkan Samurai Biru pada menit ke-89.  
 
Hasil itu sekaligus memperpanjang reputasi Jepang sebagai salah satu tim Asia yang paling sulit ditaklukkan di turnamen besar. Kemudian, raihan satu poin bisa menjadi sangat berharga dalam persaingan ketat Grup F yang juga dihuni Swedia dan Tunisia.
 

Moriyasu Puji Disiplin dan Kerja Kolektif Tim


Moriyasu menilai hasil imbang tersebut lahir dari kerja keras seluruh pemain yang mampu menjalankan strategi dengan disiplin.
 
Pelatih berusia 57 tahun itu mengatakan Jepang sengaja bermain sabar saat bertahan sebelum meningkatkan intensitas serangan ketika peluang mulai terbuka.
 
"Mendapatkan satu poin memang sedikit mengecewakan, tetapi kami mampu meraih hasil ini melalui usaha kolektif. Kami bertahan dengan sabar lalu mencoba tampil lebih agresif saat menyerang. Para pemain menjalankan apa yang telah kami rencanakan dan persiapkan," ujar Moriyasu.
 
Menurutnya, semangat pantang menyerah yang diperlihatkan para pemain menjadi modal penting untuk menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya.
 

Persaingan Grup F Masih Terbuka


Hasil imbang membuat Jepang dan Belanda sama-sama mengoleksi satu poin di klasemen sementara Grup F Piala Dunia 2026. Mereka hanya berjarak dua angka dengan Swedia yang berada di puncak setelah melumat Tunisia 5-1.
 
Dengan masih tersisa dua pertandingan fase grup, peluang kedua tim untuk lolos ke babak gugur tetap terbuka lebar. Bagi Jepang, keberhasilan menahan salah satu unggulan grup menjadi suntikan kepercayaan diri yang sangat penting.
 
Samurai Biru kini memiliki modal berharga untuk melanjutkan perjuangan mereka mewujudkan target melampaui pencapaian terbaik di sejarah Piala Dunia.
 
*Halo sobat Medcom, buat kalian yang suka nonton bola dan nebak skor pertandingan, yuk ikutan lomba tebak skor Medcom.id yang akan hadir setiap hari dari fase grup hingga final. Nah, kita udah siapin hadiah menarik senilai jutaan rupiah buat kalian yang paling banyak menebak skor pertandingan dengan benar. So, tunggu apa lagi, yuk, daftar di sini.

 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KAH)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan