Momen peluncuran Maskot Piala Dunia U-20 2023 Bacuya (kanan). (Dok. PSSI)
Momen peluncuran Maskot Piala Dunia U-20 2023 Bacuya (kanan). (Dok. PSSI)

Mengenal Makna dan Filosofi Bacuya, Maskot Piala Dunia U-20 2023

Patrick Pinaria • 29 September 2022 15:42
Jakarta: Maskot Piala Dunia U-20 2023 resmi dirilis pada 18 September 2022. Maskot bernama Bacuya itu diperkenalkan PSSI dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
 
Perkenalan Bacuya digelar dalam kegiatan Car Free Day (CFD) di kawasan Bundarah HI, Jakarta. Dalam acara tersebut hadir Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, dan perwakilan FIFA.
 
"Saya berterima kasih kepada pemerintah, Kementerian Pemuda dan Olahraga, bapak Zainudin Amali karena terus mendukung kami hingga saat ini. Hari ini, maskot Piala Dunia U-20 2023 telah resmi diluncurkan," ujar Iriawan dikutip dari situs resmi PSSI, 18 September 2022. 

Makna dan harapan dari kehadiran Bacuya


Bacuya merupakan singkatan dari Badak Cula Cahaya. Persis seperti namanya, maskot didesain menyerupai badak. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam acara peresmiannya, Bacuya tampil memakai jersey timnas Indonesia berwarna merah putih. Kehadirannya pun diharapkan bisa memacu masyarakat untuk datang ke stadion melihat para pesepak bola muda berkompetisi.
 
Iriawan menjelaskan, Bacuya adalah badak bercula jawa atau yang lebih populer dengan sebutan badak jawa. Badak bercula disebutnya adalah hewan khas Indonesia.
 
"Maskotnya masih nuansa Indonesia. Badak bercula adalah hewan khas Indonesia. Logonya juga sudah Indonesia banget. Kita doakan Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia bisa terlaksana dengan sukses, lancar, aman, dan terkendali," tutur Iriawan. 
 
Baca: Pemeliharaan Lapangan GBK Telan Biaya Lebih dari Rp5 Miliar
 

Filosofi


Adapun filosofi dari pembuatan Bacuya adalah menggambarkan badak jawa muda yang sangat pemalu dan pendiam. Namun, ia memiliki rasa ingin tahu yang begitu kuat sehingga memaksanya untuk berlari dengan tabah ke lapangan seperti ingin mencari sesuatu.
 
Nuansa rumput hijau memberi tambahan motivasi sampai dia menemukan sepak bola. Kemudian sesuatu yang luar biasa terjadi karena culanya menyala dengan warna-warna baru. Momen inilah yang mengubah Bacuya.
 
Setiap kali ia bermain sepak bola dengan seseorang, tanduknya akan bersinar lebih terang. Energi yang diberikan sepak bola kepada orang-orang sama dengan energi yang menerangi Bacuya. 
 
Bacuya juga merupakan sosok pembela. Ia memperjuangkan hak anak muda untuk bersenang-senang dan berekspresi. Ia adalah penjaga talenta muda dan mercusuar untuk masa depan sepakbola. Bacuya siap bangkit bersama generasi baru.

Tonggak sejarah sepak bola dunia


Peluncuran Bacuya sebagai maskot Piala Dunia U-20 2023 mendapat apresiasi dari pihak FIFA. Mereka pun bahagia bisa menggelar Piala Dunia U-20 di Indonesia.
 
"Ini akan menjadi kompetisi FIFA pertama yang berlangsung di Indonesia, peluncuran logo resmi merupakan tonggak sejarah yang menarik dalam perjalanan ini," ujar Direktur Turnamen FIFA, Jaime Yarza.
 
(PAT)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif