Didier Deschamps. (Foto: AFP/Lars Baron)
Didier Deschamps. (Foto: AFP/Lars Baron)

Didier Deschamps Akui Prancis tak Berkutik di Hadapan Spanyol

Alfa Mandalika • 15 Juli 2026 11:00
Ringkasnya gini..
  • Pelatih timnas Prancis, Didier Deschamps, mengakui timnya tampil di bawah performa terbaik saat kalah 0-2 dari Spanyol pada semifinal Piala Dunia FIFA 2026.
  • Kekalahan tersebut sekaligus mengubur ambisi Les Bleus untuk mencapai final Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun.
  • Dalam konferensi pers usai pertandingan, Deschamps mengatakan timnya gagal menunjukkan kualitas teknis yang selama ini menjadi kekuatan utama Prancis.
Jakarta: Pelatih timnas Prancis, Didier Deschamps, mengakui timnya tampil di bawah performa terbaik saat kalah 0-2 dari Spanyol pada semifinal Piala Dunia FIFA 2026. Kekalahan tersebut sekaligus mengubur ambisi Les Bleus untuk mencapai final Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun.
 
Dalam konferensi pers usai pertandingan, Deschamps mengatakan timnya gagal menunjukkan kualitas teknis yang selama ini menjadi kekuatan utama Prancis.
 
"Untuk memiliki peluang menang, kami harus tampil dalam performa terbaik. Sayangnya, kami tidak berada di level itu," ujar Deschamps.

Spanyol Terlalu Dominan

Spanyol membuka keunggulan melalui penalti Mikel Oyarzabal sebelum Pedro Porro menggandakan keunggulan lewat assist Dani Olmo pada babak kedua.

Statistik pertandingan menunjukkan dominasi penuh La Roja. Hingga gol kedua tercipta, Spanyol melepaskan delapan tembakan berbanding dua milik Prancis dan memenangkan sekitar 60 persen duel perebutan bola.
 
Menurut Deschamps, timnya kesulitan mengembangkan permainan karena Spanyol tampil sangat disiplin dalam bertahan.
 
"Hari ini mereka bertahan dengan sangat baik. Mereka hampir tidak memberikan ruang kepada kami. Ditambah lagi kami melakukan banyak kesalahan teknis sehingga semakin sulit menciptakan peluang," katanya.
 
Ia menilai kualitas teknik para pemain Prancis jauh menurun dibandingkan pertandingan-pertandingan sebelumnya.

Lini Depan Prancis Mati Kutu

Sepanjang turnamen, trio Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, dan Michael Olise menjadi motor serangan Prancis dengan torehan 13 gol dan 10 assist.
 
Namun saat menghadapi Spanyol, ketiganya hanya mampu menghasilkan lima tembakan dengan expected goals (xG) yang sangat rendah.
 
Deschamps menilai keberhasilan Spanyol tidak hanya karena kualitas menyerang, tetapi juga kemampuan membaca permainan dan memotong aliran bola.
 
"Kami tidak menemukan solusi. Biasanya permainan menyerang dan kualitas teknik adalah kekuatan kami, tetapi kali ini lawan memang tampil luar biasa," ujarnya.

Kritik Wasit

Selain mengakui keunggulan Spanyol, Deschamps juga mempertanyakan kepemimpinan wasit Iván Barton.
 
Penalti yang diberikan kepada Spanyol setelah Lamine Yamal dilanggar Lucas Digne menjadi salah satu keputusan yang dipersoalkan pelatih berusia 57 tahun tersebut.
 
"Kalau saya berbicara, saya akan dianggap sebagai pihak yang kalah dan mencari alasan. Tetapi saya bertanya, apakah wasit benar-benar layak memimpin pertandingan semifinal? Bukan hanya penalti itu, ada beberapa keputusan lain juga," kata Deschamps.
 
Meski demikian, ia menegaskan tidak ingin menjadikan wasit sebagai penyebab utama kekalahan Prancis.

Akhir Era Didier Deschamps

Kekalahan dari Spanyol membuat Prancis gagal mencatat sejarah sebagai tim ketiga yang mampu mencapai tiga final Piala Dunia secara beruntun setelah Jerman Barat dan Brasil.
 
Meski gagal ke final, Deschamps tetap bangga dengan pencapaian timnya yang berhasil mencapai semifinal untuk ketiga kalinya secara berturut-turut.
 
"Kami memang tidak mengendalikan pertandingan dengan baik. Lawan memaksa kami melakukan banyak kesalahan. Namun saya tidak ingin menghapus semua pencapaian luar biasa yang telah diraih tim ini selama turnamen," tuturnya.
 
Laga perebutan tempat ketiga melawan tim yang kalah dari semifinal Inggris kontra Argentina akan menjadi pertandingan terakhir Didier Deschamps sebagai pelatih timnas Prancis setelah 14 tahun memimpin Les Bleus.
 
*Halo sobat Medcom, buat kalian yang suka nonton bola dan nebak skor pertandingan, yuk ikutan lomba tebak skor Medcom.id yang akan hadir setiap hari dari fase grup hingga final. Nah, kita udah siapin hadiah menarik senilai jutaan rupiah buat kalian yang paling banyak menebak skor pertandingan dengan benar. So, tunggu apa lagi, yuk, daftar di sini.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ASM)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan