Gelandang serang berusia 29 tahun itu bukan hanya memberi Jepang satu poin penting dalam persaingan Grup F, tetapi juga kembali menegaskan kualitasnya sebagai salah satu pemain terbaik yang dimiliki Negeri Sakura saat ini.
Gol Menit ke-89 yang Menghidupkan Harapan Jepang
Jepang menghadapi ujian berat pada laga perdana mereka di Piala Dunia 2026. Berhadapan dengan Belanda yang lebih diunggulkan, Samurai Biru harus dua kali tertinggal sepanjang pertandingan.
Virgil van Dijk membuka keunggulan Oranje sebelum Keito Nakamura menyamakan skor menjadi 1-1 pada babak kedua. Namun, Belanda kembali memimpin lewat gol Crysencio Summerville yang membuat Jepang berada di ambang kekalahan.
Ketika laga memasuki menit-menit akhir dan Belanda sudah mulai membayangkan tiga poin, Kamada muncul sebagai pembeda.
Memanfaatkan celah di pertahanan lawan, gelandang Jepang itu menerima umpan di dalam kotak penalti sebelum melepaskan penyelesaian tenang yang gagal diantisipasi kiper Bart Verbruggen. Gol pada menit ke-89 tersebut membuat skor berubah menjadi 2-2 dan bertahan hingga pertandingan berakhir.
Gol Kamada sekaligus memastikan Jepang membawa pulang satu poin yang bisa sangat berharga dalam persaingan menuju babak gugur.
Siapa Daichi Kamada?
Daichi Kamada lahir di Ehime, Jepang, pada 5 Agustus 1996. Ia dikenal sebagai gelandang serang modern yang memiliki kemampuan teknis tinggi, visi permainan yang baik, serta naluri mencetak gol yang tajam.
Karier profesionalnya dimulai bersama klub Jepang Sagan Tosu. Penampilannya yang impresif di J-League membuat klub Jerman Eintracht Frankfurt tertarik merekrutnya pada 2017.
Meski sempat mengalami masa adaptasi yang tidak mudah, Kamada perlahan berkembang menjadi salah satu pemain penting Frankfurt. Namanya mulai dikenal luas di Eropa ketika menjadi bagian dari skuad yang menjuarai Liga Europa 2021-2022.
Pada kompetisi tersebut, Kamada menjadi salah satu motor serangan Frankfurt dan berkontribusi besar dalam perjalanan klub Jerman itu meraih trofi Eropa.
Kini Bersinar Bersama Crystal Palace
Saat mencetak gol penyelamat ke gawang Belanda, Kamada berstatus pemain klub Premier League, Crystal Palace. Ia bergabung dengan klub asal London tersebut pada musim panas 2024 setelah meninggalkan Lazio.
Kepindahannya ke Inggris membuatnya kembali bekerja sama dengan Oliver Glasner, pelatih yang pernah membesutnya di Eintracht Frankfurt.
Di Crystal Palace, Kamada dikenal sebagai pemain serbabisa yang mampu bermain sebagai gelandang serang, gelandang tengah, hingga penyerang bayangan. Fleksibilitas itulah yang membuatnya menjadi salah satu pemain penting dalam skema permainan Palace.
Bermain di salah satu liga paling kompetitif di dunia juga membuat Kamada semakin matang secara taktik dan mental, kualitas yang sangat dibutuhkan Jepang di Piala Dunia 2026.
Salah Satu Pemimpin Generasi Emas Jepang
Absennya kapten sekaligus gelandang bertahan Wataru Endo akibat cedera membuat Jepang membutuhkan sosok berpengalaman untuk memimpin tim di lapangan.
Peran tersebut kini banyak dipikul oleh pemain-pemain senior seperti Daichi Kamada dan Takefusa Kubo.
Berbekal pengalaman bermain di Bundesliga, Serie A, dan Premier League, Kamada menjadi salah satu figur penting dalam skuad asuhan Hajime Moriyasu.
Kemampuannya membaca permainan, menciptakan peluang, serta muncul pada momen-momen krusial membuatnya menjadi pemain yang sulit tergantikan dalam tim nasional Jepang.
*Halo sobat Medcom, buat kalian yang suka nonton bola dan nebak skor pertandingan, yuk ikutan lomba tebak skor Medcom.id yang akan hadir setiap hari dari fase grup hingga final. Nah, kita udah siapin hadiah menarik senilai jutaan rupiah buat kalian yang paling banyak menebak skor pertandingan dengan benar. So, tunggu apa lagi, yuk, daftar di sini.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda