Tampak hadir legenda sepak bola Indonesia Hery Kiswanto dan Ruly Nere. Dari RSN hadir koordinatornya Eddy Syah, Tengku Chairul Wisal, dan Salmon Siagian. Hadir juga mantan jurnalis serta jurnalis senior: M. Nigara, Yesayas Oktavianus, dan Effendi Gazali.
Dari Pihak Kedutaan Iran, yang menyambut adalah Dubes Iran Mohammad Boroujerdi, Konsul Budaya Yahya Jahan Giri, dan Kepala Diplomasi Publik Reza Najafi.
Para pencinta bola Indonesia menyatakan dukungan agar Timnas Iran dapat bertanding di Piala Dunia 2026, dan tuan rumah harus menjamin keselamatan mereka serta suporternya.
Dubes Iran menyatakan bahagia sekali dan bangga dengan dukungan pencinta bola serta bangsa Indonesia.
Konsul Budaya Yahya Jahan bahkan berusaha menelpon Coach dan pemain timnas Iran, namun belum berhasil karena masih terlalu pagi di Iran.
Selanjutnya pencinta bola Indonesia menyatakan dukungan kuat pada Iran untuk membela diri, membela kemerdekaan, dan keyakinan mereka.
Dalam waktu dekat, Reza Najafi mengajak bermain troveo sepakbola antara Tim Kedutaan Iran dengan para Legenda sepakbola Indonesia, serta para jurnalis Indonesia.
Rakyat Iran yakin akan menang dalam perang, karena yang akan membela mereka bukan hanya kekuataan fisik dan senjata, tapi juga iman, serta dukungan bangsa Indonesia dan berbagai bangsa di dunia.
Tim pencinta sepak bola yang hadir datang dengan berbagai latar belakang suku dan agama. Ada yang datang dari Aceh sampai Papua, dengan semangat Sepakbola Menyatukan Dunia (Football Unites the World).
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News