Pahlawan kemenangan Les Elephants adalah Nicolas Pepe yang memborong dua gol. Hasil tersebut memastikan Pantai Gading finis di peringkat kedua klasemen Grup E dengan koleksi enam poin, sekaligus mencatat kemenangan terbanyak mereka dalam satu edisi Piala Dunia.
Di sisi lain, Curacao harus mengakhiri kiprah bersejarahnya di Piala Dunia 2026. Meski tersingkir, negara dengan populasi terkecil yang pernah tampil di putaran final Piala Dunia itu meninggalkan kesan positif setelah mampu bersaing melawan tim-tim besar, termasuk menahan imbang Ekuador pada fase grup.
Nicolas Pepe Buka Jalan Kemenangan Pantai Gading
Pantai Gading langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit kick-off dibunyikan. Meski Curacao sempat mengancam melalui tembakan Tahith Chong yang digagalkan Yahia Fofana pada menit kedua, Les Elephants mampu membuka keunggulan lima menit kemudian.
Berawal dari kesalahan lini belakang Curacao, Yan Diomande berhasil merebut bola sebelum mengirim umpan matang kepada Nicolas Pepe. Mantan penyerang Arsenal itu dengan tenang menaklukkan Eloy Room untuk membawa Pantai Gading unggul 1-0 pada menit ke-7.
Gol cepat tersebut membuat Pantai Gading semakin percaya diri mengendalikan permainan. Mereka mendominasi penguasaan bola hingga mencapai 74 persen dan terus menekan pertahanan Curacao melalui kombinasi Amad Diallo, Yan Diomande, dan Ange-Yoan Bonny.
Meski demikian, Curacao tetap memberikan perlawanan sengit. Jurien Gaari hampir menyamakan kedudukan lewat tembakan jarak jauh, sedangkan Juninho Bacuna memperoleh peluang terbaik menjelang turun minum, tetapi penyelesaiannya masih melebar tipis dari gawang Pantai Gading.
Pepe Cetak Brace, Curacao Gagal Bangkit
Memasuki babak kedua, Curacao berusaha meningkatkan intensitas serangan demi mengejar ketertinggalan. Namun, disiplin lini belakang Pantai Gading membuat sejumlah peluang lawan gagal berbuah gol.
Pantai Gading justru mampu menggandakan keunggulan pada menit ke-65. Nicolas Pepe kembali menunjukkan ketajamannya setelah menerima umpan dan melepaskan tembakan kaki kiri yang bersarang di sudut atas gawang Eloy Room untuk mengubah skor menjadi 2-0.
Gol kedua tersebut sekaligus memastikan brace bagi Pepe dan membuat Curacao semakin sulit mengejar ketertinggalan.
Pantai Gading Cetak Sejarah, Curacao Pulang dengan Kepala Tegak
Hingga peluit panjang dibunyikan, Curacao terus berupaya memperkecil ketertinggalan, tetapi tidak mampu menembus pertahanan rapat Pantai Gading.
Kemenangan 2-0 ini memastikan Les Elephants finis sebagai runner-up Grup E dengan enam poin dan melaju ke babak 32 besar Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam sejarah. Selain itu, Pantai Gading juga mencatat dua kemenangan dalam satu edisi Piala Dunia, sebuah pencapaian terbaik mereka di ajang tersebut.
Sementara, Curacao harus mengakhiri perjalanan di fase grup. Meski gagal lolos, debutan Piala Dunia itu tetap mendapat apresiasi berkat penampilan kompetitif sepanjang turnamen, termasuk meraih poin perdana di putaran final setelah bermain imbang melawan Ekuador.
Susunan Pemain
Curacao (5-4-1): Eloy Room; Joshua Brenet, Jurien Gaari (Gervane Kastaneer 77'), Armando Obispo, Sherel Floranus, Deveron Fonville (Tyrese Noslin 77'); Juninho Bacuna, Livano Comenencia (Jeremy Antonisse 61'), Leandro Bacuna, Tahith Chong; Juergen Locadia.
Pantai Gading (4-4-2): Yahia Fofana; Ousmane Diomande (Bazoumana Toure 67'), Christopher Operi, Odilon Kossounou, Guela Doue; Franck Kessie (Jean Seri 77'), Ibrahim Sangare, Yan Diomande, Amad Diallo (Christ Inao Oulai 46'); Ange-Yoan Bonny (Oumar Diakite 67'), Nicolas Pepe (Elye Wahi 67').
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda